• Home
  • Under Cover
  • Ternyata Rasa Takut Penyebab Papan Reklame Ilegal Berdiri di Kota Medan
Bank Sumut

Ternyata Rasa Takut Penyebab Papan Reklame Ilegal Berdiri di Kota Medan

Jumat, 30 Sep 2016 22:01
Dibaca: 939 kali
dinamikarakyat.com
Papan reklame ilegal di Jalan Sudirman, Medan.

DINAMIKARAKYATCOM - Papan reklame di Kota Medan semuanya ilegal. Sampai saat ini tidak bisa ditertibkan oleh pemangku kebijakan. Padahal, nyata-nyata perbuatan ilegal itu mereka ketahui. Sampai kapankah papan-papan reklame ilegal itu menghiasi wajah Kota Medan?

Penertiban papan reklame ilegal yang dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Medan, sejak 2015 lalu ternyata tidak menghasilkan kebaikan. Meski pemangku kebijakan sudah menggelontorkan anggaran (APBD) untuk membiayai pembongkaran.

Usut punya usut, ternyata sebeb papan reklame ilegal di Kota Medan tidak bisa ditertibkan karena ada rasa ketakutan.  

Keberadaan papan reklame ilegal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Penertiban dan Pengawasan Dinas TRTB Pemko Medan Indra Siregar. Waktu itu di Medan Club, Indra Siregar mengakui semua papan reklema yang berdiri di Kota Medan tidak memiliki izin.

Sumber dinamikarakyat.com di Pemko Medan, Jumat (30/9/2016), juga membenarkan sebab papan reklame ilegal tidak bisa ditertibkan.

Ia mengakui ada tekanan politik yang bisa membuat kepala daerah masuk ke ranah hukum. Dan itu yang menyebabkan kepada daerah tidak bisa berbuat apa-apa. Sehingga papan-papan reklame ilegal tersebut semakin banyak berdiri dan membuat wajah Kota Medan berantakan.

Sumber menyeritakan, segala cara telah dilakukan pengusaha papan reklame ilegal untuk menekan kepala daerah agar penertiban papan reklame dihentikan.

Modusnya bermacam-macam, ada yang menggunakan wajah penegak hukum dan ada pula yang menggunakan wajah tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.

"Sampai-sampai wajah wakil rakyat terhormat pun digunakan mereka agar aman papan reklame ilegal mereka," cetus sumber.

Sumber mengakui ada rasa ketakukan kepala daerah menghadapi para pengusaha papan reklame ilegal di Kota Medan. Bukan saja dengan ancaman kasus hukum pidana, tekanan juga datang dari kekuatan politik partai pendukung kepala daerah.

Sehingga apa yang dilakukan kepala daerah nantinya tidak akan memberikan kenyamanan pada dirinya. "Sudah taulah awak itu, jangankan bos ini, bos yang sebelumnya juga mundur teratur. Kapolres dan Dandim saja mundur teratur," ucapnya.

Sejauh ini, papan-papan reklame ilegal yang beridiri di Kota Medan, terus bertambah jumlahnya. Jumlah pengusaha papan reklame ilegal juga bertambah. Tinggal Polda Sumut diharapkan negusut tuntas kejahatan koorporasi ini. (art/drc)

     



T#g:
Berita Terkait
  • Senin, 12 Des 2016 20:17

    Kejati Sumut Masih Dalami Keterlibatan Gunawan Lubis

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut masih terus mendalami keterlibatan Gunawan Lubis, mantan ‎Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemko Medan, daalam ‎kasus dugaan koru

  • Minggu, 11 Des 2016 21:40

    Refleksi Akhir Tahun: Proses Perizinan Podomoro Deli City Dosa Siapa?

    DINAMIKARAKYATCOM - Akankah nasib Walikota Medan kali ini bakal berurusan lagi dengan penegak hukum? Ditersangkakan? dan ditahan? Tentu kita berharap kutukan ini jangan berulang. Sejatinya rakyatlah y

  • Sabtu, 10 Des 2016 23:34

    Medan Rumah Kita, Bukan Rumah Koruptor

    DINAMIKARAKYATCOM - Indonesia sudah diwabah korupsi. Hampir diseluruh instasi pemerintah korupsi sudah merajalela, bahkan di daerah khususnya Kota Medan.Korupsi di Indonesia sudah menjamur. Oknum legi

  • Jumat, 09 Des 2016 22:23

    Kejati Sumut Masih Tutupi Status Tersangka Gunawan Lubis

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidsus Kejati Sumut mengakui ada keterlibatan mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Medan, Gunawan Lubis dalam kasus dugaan korupsi revitalisasi Termi

  • Kamis, 08 Des 2016 20:26

    Tiga Pejabat Dinas Perkim Medan Tersangka Proyek Terminal Amplas

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut tengah melakukan ‎upaya hukum atas kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Terminal Amplas Medan tahun anggaran 2014-2015 senilai

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir