Bank Sumut

Kasus Suap Pansus PAD, Sekda Sumut Intervensi Rajali

Jumat, 26 Agu 2016 20:41
Dibaca: 569 kali
dinamikarakyat.com
Hasban Ritonga.

DINAMIKARAKYATCOM - Kasus dugaan suap Pansus PAD DPRD Sumut, diduga melibatkan Sekda Provsu Hasban Ritonga juga menjadi prioritas KPK. Terungkap, suap tersebut diduga atas printah Hasban Ritonga.

Berdasarkan dari informasi salah seorang anggota Pansus PAD, Rabu (24/8/2016), Hasban Ritonga diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas pengakuan Rajali, mantan Kadis Pendapatan Daerah (Dispenda) yang kini menjabat Kadis Sosial Sumut.

Menurut anggota Pansus PAD DPRD Sumut, yang minta namanya tidak disebutkan, dirinya secara pribadi sudah mengembalikan uang suap yang diterima dari Dinas Pendapatan Sumut ke KPK.

"Rajali ngaku ke penyidik KPK, uang itu atas perintah Hasban Ritonga. Sebagai Ketua TAPD, Hasban tidak ingin Pansus meributi soal PAD," sebutnya.

"Dari pengakuan Rajali tersebut, Hasban juga diperiksa KPK," tambahnya.

Akibat dari itu, sekembalinya dari KPK di Jakarta, Hasban Ritongan langsung memanggil Rajali yang pada saat itu masih menjabat Kadis Pendapatan Daerah Sumut.

Hasban memaksa Rajali agar membuat pernyataan tertulis bahwa dirinya tidak ada memerintahkan penyuapan ke Pansus PAD DPRD Sumut. Pernyataan itu diminta Hasban dengan materai dan Rajali harus menyerahkan ke KPK di Jakarta.

"Hasban intervensi Rajali untuk membuat pernyataan dengan materai. Disuruhnya Rajali mengantarnya ke KPK," cerita anggota Pansus PAD DPRD Sumut.

Sampai saat ini, lanjut anggota Pansus PAD, masih ada anggota Pansus yang belum mengembalikan uang suap yang diterima dari Dinas Pendapatan Sumut. "Masih ada yang belum mengembalikan uang dan belum mengaku," katanya.

Sementara, Sekda Provsu Hasban Ritonga yang dikonfirmasi di lantai 9 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (26/8/2016), sampai saat ini belum bisa diganggu. Hal itu disampaikan seorang staf Felix dengan alasan banyak tamu. "Sabar, tunggu," kata Felix.

Hasban yang ditunggu sampai 2 jam lebih, mulai usai Sholat Jumat sampai Sholat Ashar, belum juga bisa terkonfirmasi.

Terlihat sejumlah pejabat keluar masuk ke ruangan Hasban. Mulai dari Asisten IV Fitriyus, Asisten III Ok Zulkarnaen, mantan asisten II Sabrina dan suami, Sekretaris Bappeda Sumut Mail Sinaga, Seorang Kabid Dinas Pendapatan Sumut, mantan Kadis Parawisatan Kota Medan Maju Siregar, hingga seorang pengusaha kontraktor.

Pengusaha kontraktor dengan stelan necis mengenakan baju lengan panjang berwarna biru datang dengan menyandang sebuah tas kulit. Ia datang bersama dengan Kabid Dinas Pendapatan Sumut. (art/drc)

T#g:korupsikpksuap
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 21:19

    Kembali, Dua Saksi Korupsi Terminal Amplas Diperiksa Kejati Sumut

    Dengan itu sudah dipastikan ada dugaan melawan hukum, sehingga ‎revitalisasi Terminal Amplas sumber dari APBD Pemko Medan tahun 2014-2015 senilai Rp 10 miliar lebih terindikasi korupsi dan merugikan negara.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • Jumat, 20 Jan 2017 23:14

    Pekan Depan Berkas Korupsi Pesta Danau Toba Masuk Tipikor Medan

    Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah memeroses pembuatan surat dakwaan untuk tersangka Kepala Bappeda Simalungun Jan ‎Wanner Saragih.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • Kamis, 19 Jan 2017 21:51

    Koruptor Pesta Danau Toba Masuk Rutan Tanjung Gusta

    Penahanan dilakukan setelah Kejati Sumut menerima pelimpahan tahap dua dari Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir