Stop Pukat

  • Home
  • Politik
  • Pengembangan Danau Toba Harus Disertai Instrumen Pengendalian Lingkungan
Bank Sumut
Rabu, 19 Oktober 2016 | 23:36:51

Pengembangan Danau Toba Harus Disertai Instrumen Pengendalian Lingkungan

istimewa
Hidayati, Kepala BLh Pemprov Sumut.
Share

DINAMIKARAKYATCOM - Program pengembangan kawasan Danau Toba harus disertai dengan instrumen pengendalian lingkungan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten kota se-kawasan Danau Toba.

Demikian dikatakan Kepala BLH Pemprov Sumut Hidayati kepada wartawan di Medan, Rabu (19/10/2016).

"Kabupaten kota nanti akan diundang supaya mereka mempersiapkan suatu instrumen, pengendali pencemaran (pengrusakan) lingkungan yang disebabkan dari kegiatan infrastruktur dan pembangunan lainnya di kawasan Danau Toba," ucapnya.

Menurut Hidayati, jika melihat program untuk memajukan kawasan Danau Toba, perlu bagi Pemprov Sumut untuk memiliki suatu sistem khusus agar dapat mengimbangi semua kegiatan-kegiatan tersebut.




Karena semua kegiatan di kawasan Danau Toba, kata Hidayati, mempunyai efek yang besar terhadap lingkungan hidup.

"Misalnya pembangunan resort, pembangunan bandara maupun pembangunan lainnya yang besar kontribusinya terhadap lingkungan hidup," sebut Hidayati.

Instrumen pengendalian lingkungan harus dibuat jika tidak ingin menjadi beban bagi Provinsi Sumatera Utara.

"Akan kita bedah, ijin apa saja yang dibutuhkan. Saya akan panggil kabupaten kota untuk mempersiapkan ini, apakah perlu Pergub, Perda atau lainnya," cetus Hidayati.

Meski nanti dalam pengembangan kawasan Danau Toba hanya dilakukan oleh dua kabupaten, tapi dampaknya tetap kepada 7 kabupaten kota di kawasan Danau Toba.




"Kabupaten yang tidak mendapatkan proyek akan mendapatkan dampaknya juga, sehingga harus menyediakan instrumen pengendalian lingkungan terhadap kegiatan itu," ujarnya.

Kemudian, kata Hidayati, Dampak lingkungan yang paling besar akan dirasakan pasti pada kualitas air dan tanah. "Ini akan ada pengaruhnya," serunya.

Misalnya di Kabupaten Simalungun, lanjut Hidayati, walaupun tidak terkait dengan pembukaan resort, tapi akan ada dermaga Ajibata yang pasti digunakan.

"Pergerakan semua ini akan mengakibatkan suatu kontribusi dampak terhadap lingkungan khusus pada air Danau Toba," terangnya. (art/drc)

Terkait Lainnya
  • 2 jam lalu

    Pemprov Sumut Kirim Pasukan Relawan Bencana ke Pidie Jaya Aceh

    DINAMIKARAKYATCOM - Sebanyak 250 orang relawan bencana alam untuk misi kemanusiaan ke Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh berangkat dari Kantor Gubernur Sumut,

  • 2 hari lalu

    Gubernur Sumut Ingatkan Reformasi Keuangan Pemerintah Daerah

    DINAMIKRAKYATCOM - Pemerintah daerah harus mencari cara dan mekanisme untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

  • 2 hari lalu

    Uang Partisipasi Jabatan di Pemprov Sumut Senilai Rp 1,8 Miliar

    DINAMIKARAKYATCOM - Untuk menyediakan uang suap kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumut, mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho menginstruksi kepada

  • 2 hari lalu

    Listrik Terapung Investor Korea di Danau Toba Beroprasi Maret 2018

    DINAMIKARAKYATCOM - Rencana investor asal Korea Environmental Industy dan Technology Instute (KEITI) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di perai

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2016 Dinamika Rakyat. All Rights Reserved