• Home
  • Politik
  • Pengembangan Danau Toba Harus Disertai Instrumen Pengendalian Lingkungan
Bank Sumut

Pengembangan Danau Toba Harus Disertai Instrumen Pengendalian Lingkungan

Rabu, 19 Okt 2016 23:36
Dibaca: 367 kali
istimewa
Hidayati, Kepala BLh Pemprov Sumut.

DINAMIKARAKYATCOM - Program pengembangan kawasan Danau Toba harus disertai dengan instrumen pengendalian lingkungan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten kota se-kawasan Danau Toba.

Demikian dikatakan Kepala BLH Pemprov Sumut Hidayati kepada wartawan di Medan, Rabu (19/10/2016).

"Kabupaten kota nanti akan diundang supaya mereka mempersiapkan suatu instrumen, pengendali pencemaran (pengrusakan) lingkungan yang disebabkan dari kegiatan infrastruktur dan pembangunan lainnya di kawasan Danau Toba," ucapnya.

Menurut Hidayati, jika melihat program untuk memajukan kawasan Danau Toba, perlu bagi Pemprov Sumut untuk memiliki suatu sistem khusus agar dapat mengimbangi semua kegiatan-kegiatan tersebut.




Karena semua kegiatan di kawasan Danau Toba, kata Hidayati, mempunyai efek yang besar terhadap lingkungan hidup.

"Misalnya pembangunan resort, pembangunan bandara maupun pembangunan lainnya yang besar kontribusinya terhadap lingkungan hidup," sebut Hidayati.

Instrumen pengendalian lingkungan harus dibuat jika tidak ingin menjadi beban bagi Provinsi Sumatera Utara.

"Akan kita bedah, ijin apa saja yang dibutuhkan. Saya akan panggil kabupaten kota untuk mempersiapkan ini, apakah perlu Pergub, Perda atau lainnya," cetus Hidayati.

Meski nanti dalam pengembangan kawasan Danau Toba hanya dilakukan oleh dua kabupaten, tapi dampaknya tetap kepada 7 kabupaten kota di kawasan Danau Toba.




"Kabupaten yang tidak mendapatkan proyek akan mendapatkan dampaknya juga, sehingga harus menyediakan instrumen pengendalian lingkungan terhadap kegiatan itu," ujarnya.

Kemudian, kata Hidayati, Dampak lingkungan yang paling besar akan dirasakan pasti pada kualitas air dan tanah. "Ini akan ada pengaruhnya," serunya.

Misalnya di Kabupaten Simalungun, lanjut Hidayati, walaupun tidak terkait dengan pembukaan resort, tapi akan ada dermaga Ajibata yang pasti digunakan.

"Pergerakan semua ini akan mengakibatkan suatu kontribusi dampak terhadap lingkungan khusus pada air Danau Toba," terangnya. (art/drc)

T#g:
Berita Terkait
  • Senin, 19 Des 2016 23:34

    14 Investor China "Kuasai" Sumatera Utara

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengharapkan jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, terutama pihak BUMN seperti Pelindo, PLN, PTPN dan lainnya serius menyambut keha

  • Kamis, 15 Des 2016 22:37

    Pengurus Otorita Danau Toba Sudah Dilantik, Laporan ke Gubernur

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi berharap Badan Otorita Danau Toba dapat segera melaksanakan tugas dan fungsinya, baik dari sisi administrasi maupun konstruksi. Dengan demikian

  • Kamis, 15 Des 2016 22:05

    2017, Sumut Dapat Alokasi dari APBN Rp 19,8 Triliun

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi menyerahkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2017 kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang ada di Provinsi Sumatera

  • Kamis, 15 Des 2016 21:23

    BPK Serahkan 13 Laporan Hasil Tindaklanjut Pemeriksaan 2016

    DINAMIKARAKYATCOM - Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Vincentia Moli Ambar Wahyuni menyampaikan resume hasil pemeriksaan 13 pemerintahan daerah termasuk Pemerintah Provinsi Sumut."Kota Medan, Langkat, As

  • Selasa, 13 Des 2016 21:39

    Sekda Sumut Tegaskan Penyerahan SK ASN Guru Jangan Ada Kutipan

    DINAMIKARAKYATCOM - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hasban Ritonga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 19.483 guru dan tenaga pendidik yang sebelumnya bertatus sebagai Aparatur Sipil Neg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir