• Home
  • Politik
  • Kompak, Golkar dan PDIP Belum Sepakati Angka Tujuh Persen Usulan Nasdem
Bank Sumut

Kompak, Golkar dan PDIP Belum Sepakati Angka Tujuh Persen Usulan Nasdem

Sabtu, 23 Jul 2016 15:04
Dibaca: 230 kali
Net
Ilustrasi.

DINAMIKARAKYATCOM - Partai Golkar dan PDIP kompak belum menyepakati usulan angka tujuh persen kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) di Pemilu Legislatif 2019. Namun, kedua partai terbesar di Indonesia itu menyambut positif.

"Iya (mendukung). Tapi soal angka masih bisa berubah. Tentu kami tidak bersemangat mematikan, tapi ada upaya untuk menguatkan demokrasi itu sendiri," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo saat dihubungi, akhir pekan.

Usulan kenaikan angka ambang batas parlemen pada Pemilu 2019 dinilai penting. Menurut Arif hal itu merupakan salah satu upaya penyerdahanaan kepartaian.

Sementara Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya mengungkapkan bahwa partainya telah mendorong angka tujuh hingga sepuluh persen pada pemilu sebelumnya. Namun usulan itu tidak mendapat dukungan dari partai lain. Sampai hari ini Partai Golkar masih mendorong kenaikan ambang batas parlemen antara tujuh hingga sepuluh persen.

Dengan angka tersebut, kata Tantowi, akan terjadi simplifikasi fraksi di parlemen. Hal itu menurutnya merupakan suatu keniscayaan dalam rangka penguatan sistem demokrasi dan penyederhanaan proses pengambilan keputusan politik.

"Empat sampai lima fraksi di parlemen, justru akan dipermudah dalam pengambilan keputusan," ujar Tantowi.

Tantowi membantah kenaikan angka ambang batas parlemen untuk menjegal partai politik baru. Sebab, partai baru masih cukup waktu melakukan konsolidasi selama dua tahun mendatang.

"Ini jadi tantangan. Partai besar tujuh sampai sepuluh persen juga harus kerja keras. Kami dukung peningkatan ambang batas," ucapnya.

Kenaikan ambang batas parlemen merupakan usulan yang diajukan oleh Partai Nasdem menjelang revisi Undang Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRDt.

Dalam UU tersebut ambang batas parlemen ditetapkan tiga setengah persen, sementara Partai Nasdem mengusulkan kenaikan menjadi tujuh persen. (cnn/drc)

T#g:GolkarnasdemPDIPpemilu
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Jan 2017 20:26

    Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman Akui Terima Uang Suap Rp 25 Juta

    Ketua DPRD Sumut Wagirim Arman saat ditanya penuntut umum mengaku hanya menerima uang Rp 25 juta dan sudah dikembalikan ke KPK.

  • Kamis, 12 Jan 2017 22:11

    Ajib Shah Janjikan Rp 400 Juta Untuk Anggota Fraksi

    Selain itu, politisi Partai Golkar ini menyebutkan bahwa dirinya dijanjikan oleh Ketua Fraksi Ajib Shah yang sudah vonis, peranggota mendapat Rp 400 juta pada tahun 2014.

  • Rabu, 11 Jan 2017 21:19

    Azizah Salsabila, Bocah Penderita Gizi Buruk Dapat Kunjungan Anggota DPR

    Azizah awalnya mengalami demam tinggi. Meski sudah membawanya ke klinik dan puskesmas, namun kesehatan anaknya tak kunjung membaik hingga akhirnya divonis menderita gizi buruk.

  • Minggu, 08 Jan 2017 21:26

    Jalan Santai Kebhinekaan ala Prananda Paloh

    Tak ketinggalan sejumlah dara cantik asal Desa Mekar Sari menyuguhkan tarian adat sebagai penghormatan kepada para tamu khususnya Prananda Paloh yang telah berkenan hadir di desa mereka.

  • Minggu, 01 Jan 2017 17:26

    DPW PAN Sumut Bentuk KPPW Sambut Pemilu 2019

    Komite ini dibentuk untuk mengintegrasikan seluruh program badan dan bidang di struktur kepengurusan DPW PAN Sumut, agar dapat berjalan secara efektif dan efisien serta terfokus pada upaya pemenangan pemilu tahun 2019.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir