Bank Sumut

Indo Barometer: Suara Ahok-Jarot Pecah

Minggu, 25 Sep 2016 22:37
Dibaca: 468 kali
istimewa
Ahok-Jarot.

DINAMIKARAKYATCOM - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta diikuti tiga pasangan calon. Masing-masing Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yodhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dari ketiga pasang calon itu dalam sejumlah hasil survei duet Ahok-Djarot disebut memiliki elektabilitas atau tingkat keterpilihan paling tinggi. Namun bukan berarti elektabilitas duet yang diusung oleh PDIP, Golkar, NasDem dan Hanura itu tak bisa dikejar.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari memperkirakan suara Ahok-Djarot yang didukung 4 partai itu bisa terpecah. Apalagi saat ini ada dua kubu yang menjadi lawan Ahok yakni Agus Harimurti-Sylvi dan Anies-Sandiaga.

"Suara inkumben bisa terpecah, karena inkumben dikeroyok dari kanan dan kiri. Ada dua kelompok yang menggerogoti suara inkumben," kata Qodari kepada wartawan, Minggu (25/9/2016).

Dengan tiga pasangan calon, Qodari memprediksi Pilgub DKI akan berlangsung selama dua putaran. Namun dia belum bisa memprediksi dua pasang yang akan masuk ke putaran kedua.

"Walaupun untuk pastinya harus survei, karena ada 3 pasangan calon kemungkinan Pilkada DKI 2 putaran karena suara inkumben terpecah," kata Qodari. (dtk/drc)

T#g:ahokGolkarhanurajarotnasdemPDIP
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jan 2017 00:59

    Sindir SBY, Politisi Hanura Bela Jokowi

    Dulu presidennya Pak SBY dengan segala kelebihan dan kekurangan. Sekarang Pak Jokowi dengan segala kelebihan dan kekurangannya pula.

  • Jumat, 20 Jan 2017 01:45

    Fenomena Habib Rizieq: Mulai dari Penista Agama, Ideologi Hingga Fatwa MUI

    Jika barisan politik praktis sudah diamankan, bagaimana dengan para ulama? Ternyata ulama selama ini tidak dapat dijangkau, dan terutama dengan kejadian Aksi Bela Islam I, II dan III.

  • Kamis, 19 Jan 2017 20:26

    Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman Akui Terima Uang Suap Rp 25 Juta

    Ketua DPRD Sumut Wagirim Arman saat ditanya penuntut umum mengaku hanya menerima uang Rp 25 juta dan sudah dikembalikan ke KPK.

  • Jumat, 13 Jan 2017 21:14

    Mantan Pengurus Partai Demokrat Jadi Wakil Ketua Umum Partai Hanura

    Masuknya kader baru dalam internal partai ini didukung oleh para kader Partai Hanura. Sebab, mereka juga ingin menjadikan Partai Hanura sebagai partai yang besar.

  • Kamis, 12 Jan 2017 22:11

    Ajib Shah Janjikan Rp 400 Juta Untuk Anggota Fraksi

    Selain itu, politisi Partai Golkar ini menyebutkan bahwa dirinya dijanjikan oleh Ketua Fraksi Ajib Shah yang sudah vonis, peranggota mendapat Rp 400 juta pada tahun 2014.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir