• Home
  • Politik
  • Gubernur Tidak Pusa Diri Sumut Peringkat 5 Angka Kematian Ibu dan Bayi
Bank Sumut

Gubernur Tidak Pusa Diri Sumut Peringkat 5 Angka Kematian Ibu dan Bayi

Senin, 28 Nov 2016 20:05
Dibaca: 152 kali
istimewa
Gubernur Sumut Erry Nuradi tandatangani program kesehatan.

DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumut Erry Nuradi berharap program kesehatan yang telah berjalan dengan baik dilanjutkan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.

Menurut data yang ada, ada enam provinsi di Indonesia dengan angka kematian ibu dan anak tertinggi, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan.

"Jangan sampai terhenti, program kesehatan yang sduah ada ini harus terus dilanjutkan khususnya di Sumatera Utara. Tindakan nyata program kesehatan ibu dan anak harus menjadi perhatian penting," sebut Erry dalam sambutannya pada silaturahmi Jajaran Kesehatan di Gubernuran Jalan Sudirman, Medan, Minggu (27/11/2015) malam.

Hadir dalam pertemuan Plt Kadis Kesehatan Sumut Agus Tama, Provincial Senior Advisor Program USAID EMAS Fatni Sulani, Senior Program Manager Program USAID EMAS Damaryanti Suryaningsih, Para Asisten, Staf Ahli dan Kepala SKPD, para Direktur Rumah Sakit Pemerintahan maupun swasta, ketua yayasan, institusi pendidikan, Ketua Organisasi Profesi Bidang Kesehatan.


Erry menyebutkan sosialisasi, penyuluhan hingga upaya penanganan kesehatan yang baik bagi masyarakat harus terus diupayakan semaksimal mungkin.

"Malam ini merupakan hari bersejarah dimana semua unsur profesi kesehatan di Sumut berkumpul. Dan ini untuk pertama kalinya. Silaturahmi ini juga merupakan pertemuan yang sangat penting di mana semua yang hadir di sini duduk bersama membicarakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kesehatan seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Utara," kata Erry.

Ia juga berharap ada aturan yang mempertegas terkait tugas provinsi dan kabupaten kota di bidang kesehatan. "Sehingga kinerja masing-masing dapat diukur. Tidak terjadi tumpang tindih tugas antara provinsi dan kabupaten kota," sebutnya.

Semua stakeholder yang ada diharapkan bersinerji dalam peningkatan pelayanan kesehatan. Karena masih banyaknya masyarakat khususnya Sumatera Utara yang masih berobat ke luar negeri yang merupakan tetangga dekat seperti Malaysia dan Singapura.

Apalagi saat ini era MEA. Perlunya peningkatan kompetensi bidang kesehatan diperlukan badan akreditasi atau sertifikasi guna peningkatan kualitas tenaga kesehatan.


"Kualitas tenaga kesehatan khususnya di Sumut tidak hanya diakui di tingkat daerah atau nasional namun di tingkat Asean paling tidak," ujar Erry.

Sehingga semua ada standarnya apalagi terus dihadapkan pada persaingan global yang semakin hari semakin tajam. "Tidak ada kata lain kita harus mempertajam kompetensi dan kemampuan kita dibidang kesehatan khususnya untuk Sumatera Utara," tutur Erry.

Erry mengaku tidak puas diri dengan angka kesehatan yang lebih baik dari level nasional. Sangat baik bila asiosiasi profesi kesehatan bisa punya database. Untuk kita bisa tahu, kekuatan, kelemahan, kesempatan, serta target kita terutama.

"Momen ini kita manfaatkan khusus untuk kesehatan masyarakat, demi Sumatera Utara yang makin paten," tandas Erry. (art/drc)

T#g:gubsukesehatanusaid
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Jan 2017 01:29

    Ajib Shah Cs Akan Hadir di Pengadilan Tipikor Medan Untuk Bersaksi

    Saksi yang akan dihadirkan KPK adalah ‎Ajib Shah, Chaidir Ritonga, dan Kamaluddin Harahap. Ketiga saksi merupakan tahanan KPK dengan kasus yang sama.

  • Sabtu, 14 Jan 2017 16:40

    Gubernur Sumut: Ummat Islam Harus Selalu Mencontoh Sikap dan Prilaku Nabi Muhammad

    Ketauladan yang telah dicontohkan Rasulullah dan amalan kepada Allah SWT karena sebagai hamba yang senantiasa harus mengabdikan diri kepada-Nya, harus kita contoh.

  • Jumat, 13 Jan 2017 23:38

    60 Pejabat Eselon III Dilantik dan Dikukuhkan: Raja Indra Saleh Sekretaris BPKAD Provsu

    Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan untuk yang kedua kalinya setelah PP 18 Tahun 2016 diperdakan oleh Pemprov Sumut.

  • Jumat, 13 Jan 2017 00:33

    Gubernur Sumut Dukung Rakernas Persaudaraan Haji di Sumatera Utara

    IPHI Sumut cukup potensial jika melakukan kegiatan ekonomi Syariah.

  • Rabu, 11 Jan 2017 23:43

    Permatani Canangkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan

    Semua komponen masyarakat yakni dari kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga provinsi menjadi surplus.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir