• Home
  • Metropolis
  • Pria Turunan China Muallaf Tewas Membusuk di Dalam Rumah
Bank Sumut

Pria Turunan China Muallaf Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Senin, 28 Nov 2016 20:27
Dibaca: 146 kali
istimewa
Jasad Abdul Wahid ditemukan membusuk di dalam rumah.

DINAMIKARAKYATCOM - Abdul Wahid (43) ditemukan tewas membusuk dengan kondisi telungkup tak berbusana di rumahnya, Jalan Balai Desa, Pasar 12, Perumahan Pondok Nusantara, Desa Marindal 2, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Senin (28/11/2016).

Pria turun China muallaf (agama islam) ini diduga tewas akibat sakit jantung yang dideritanya selama ini.

Informasi diperoleh di kediaman korban menyebut penemuan mayat pertama dikehahui dari kecurigaan warga dengan aroma tidak sedap yang berasal dari rumah korban. Warga pun berupaya memanggil-manggil korban, namun tak ada sahutan dari dalam rumah.


Kecurigaan warga semakin besar. Akhirnya, warga memutuskan untuk memanggail petugas keamanan komplek (satpam) setempat. Satpam komplek kemudian datang dan langsung mendobrak pintu depan rumah korban.

Begitu pintu terbuka, warga pun terkejut melihat korban sudah tewas membusuk dengan posisi tertelungkup di ruang tamu rumah.

"Begitu dilihat warga, korban terlihat sudah tewas telungkup dengan kondisi tidak berbusana, korban hanya memakai sempak saja," ucap beberapa warga yang ditemui di lokasi kejadian.

Warga yang terkejut dan panik melihat hal itu langsung menghubungi kepala lingkungan (kepling) dan meneruskannya kepada pihak kepolisan. Tak lama berselang, Unit Reskrim Polsek Patumbak tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.


Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiyayan di tubuh korban. Selanjutnya, jasad korban diboyong petugas ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk otopsi.

Kanit Reskrimnya Polsek Patumbak AKP Fery Kusnadi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kematian korban.

"Masih kita lakukan penyelidikan, kita belum tahu korban tewas karena apa. Nanti, tunggu dulu hasil otopsi ya. Untuk sementara, tidak ada tanda-tanda penganiyayan di tubuh korban," katanya. (art/drc)

T#g:cinatewas
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 20:15

    Gubernur Sumut dan Wakil Walikota Medan Hadiri Perayaan Imlek di Konjen RRC

    Akhirnya Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dan apabila ada kendala agar diadakan pertemuan bersama kembali.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 17:14

    Banyak TKA Cina Ilegal di PLTU Paluh Kuro Belum Tersentuh Hukum

    Proyek PLTU tersebut mulai dikerjakan sejak tahun 2015. Dan salama medio 2016, DPRD Sumut khususnya Komisi D dan E telah berulang kali mendesak pihak imigrasi dan kepolisian untuk meindak, akan tetapi tidak juga dilakukan.

  • Rabu, 18 Jan 2017 21:15

    Terlapor Kasus Pencemaran Nama Baik Tewas Ditembak OTK di Depan Toko Softgun

    Setiap orang yang berurusan dengan hukum kemudian meninggalkan dunia dengan berbagai penyebab, sesuai aturan proses penyidikan terhadap bersangkutan terhenti.

  • Selasa, 17 Jan 2017 21:55

    Rektor UMS Ingatkan Pemerintah Agar Hati-hati Dengan Cina

    Ia berpandangan pemerintah akan lebih baik menjalin kerja sama dengan negara-neagar yang mempunyai lebih banyak modal namun kekurangan tenaga kerja seperti Jerman dan Jepang.

  • Jumat, 13 Jan 2017 20:31

    32 PSK Asing Tarif Rp 4 Juta Diamankan Imigrasi

    Para PSK juga mengaku dibayar Rp 1.750.000 hingga Rp 4.000.000 untuk sekali melayani pria hidung belang.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir