Bank Sumut

Benarkah Medan Rumah Kita?

Oleh: Admin
Kamis, 05 Jan 2017 00:54
Dibaca: 312 kali
istimewa
Abdullah Sitorus (dua kiri) di acara dialog publik refleksi akhir tahun 2016 Kota Medan.
DINAMIKARAKYATCOM - Menuju pergantian tahun sudah menjadi kebiasaan mutlak bagi pemerintah untuk melakukan sebuah laporan hasil kerja, baik berkaitan tentang laporan keuangan belanja daerah maupun evaluasi kinerja ditahun sebelumnya.

Kota Medan misalnya, yang sedang menghadapi problem pembanguan hampir setiap tahunnya masih selalu menghadapi persoalan yang sama, mulai dari penaganan banjir, kebersihan, kenakalan remaja, kriminalitas dan kemiskinan.

Problem-problem inilah yang selalu dialami oleh kota-kota besar di Indonesia. Namun seiring berobahnya zaman, tawaran solusi untuk menjawab problem itu dapat diatasi dengan kesungguhan dan keseriusan kerja pemerintah daerah.

Nah, apakah dalam hal ini Pemerintah Kota Medan bisa dibilang kurang serius dalam menghadapi masalah?

"Tidak bisa mengatan iya atau tidak, apalagi dengan segala prasangka tanpa data. Namun kasat mata masyarakat awam dapat langsung melihat contoh-contoh problem itu. Seharusnya ini sudah diselesaikan oleh Pemerintah Kota Medan," ucap Ketua GMRI Abdullah Sitorus, Rabu (4/1/2017).

Hal itu dikatakan Abdullah, sebagai penjelasan dari acara dialog publik refleksi akhir tahun 2016 dengan tema "Menakar Arah Pembangunan Kota Medan, Realisasi Janji Politik Eldin di Pilkada 2015, Benarkah Medan Rumah Kita?".

Berangkat dari persoalan-persolan yang terjadi di Kota Medan, kata Abdullah, perlu dilakukan sebuah kajian, diskusi yang fokus serata ilmiah, di mana diskusi adalah merupakan tempat para penggiat organisasi dan LSM melakukan kritikan dan solusi Pembanguan untuk Kota Medan.

"Tema itu merupakan perwujudan dari kegelisahan dari para akademsi, aktivis antikorupsi dan pengiat media di Kota Medan, dalam hal ini untuk menemukan sebuah jawaban. Kita tantang Walikota dan Wakil Walikota Medan untuk menjawabnya," sebutnya. (art/drc)

T#g:dzulmi eldinkorupsipemko medantahun baru 2017walikota medan
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 21:19

    Kembali, Dua Saksi Korupsi Terminal Amplas Diperiksa Kejati Sumut

    Dengan itu sudah dipastikan ada dugaan melawan hukum, sehingga ‎revitalisasi Terminal Amplas sumber dari APBD Pemko Medan tahun 2014-2015 senilai Rp 10 miliar lebih terindikasi korupsi dan merugikan negara.

  • Minggu, 22 Jan 2017 20:15

    Gubernur Sumut dan Wakil Walikota Medan Hadiri Perayaan Imlek di Konjen RRC

    Akhirnya Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dan apabila ada kendala agar diadakan pertemuan bersama kembali.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • Jumat, 20 Jan 2017 23:14

    Pekan Depan Berkas Korupsi Pesta Danau Toba Masuk Tipikor Medan

    Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah memeroses pembuatan surat dakwaan untuk tersangka Kepala Bappeda Simalungun Jan ‎Wanner Saragih.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir