Bank Sumut

Program USAID EMAS Masuk Tahun Terakhir di Sumut

Senin, 28 Nov 2016 20:48
Dibaca: 117 kali
istimewa
Usaid Program EMAS bersama Gubernur Sumatera Utara.

DINAMIKARAKYATCOM - Provincial Senior Advisor Program USAID EMAS (Expanding Maternal and Newborn Survival) Fatni Sulani mengatakan program peningkatan kesehatan ibu dan anak baru mulai dilaksanakan di enam provinsi di Indonesia.

Enam provinsi dengan angka kematian ibu dan anak tertinggi, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.

Untuk Sumatera Utara program ini telah diresmikan sejak tanggal 22 Pebruari 2012. "Tanpa terasa Program EMAS ini akan memasuki tahun terakhir implementasi di Provinsi Sumatera Utara," ujar Fatni di rumah dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan, Minggu (27/11/2016) malam.


Sejak diresmikan di Provinsi Sumatera Utara, lanjut Fatni, Program EMAS saat ini sudah berjalan di 5 kabupaten dan 2 kota yaitu, Kabupaten Deliserdang, Asahan, Langkat, Labuhanbatu, Mandiling Natal, Kota Medan dan Sibolga.

Untuk mencapai target pendampingan fasilitas EMAS, pada periode Phase 3 ini Program EMAS Sumut akan menambah fasilitas dukungan yaitu tiga Rumah Sakit Swasta di Kabupaten Deliserdang, 2 puskesmas di Kabupaten Asahan, 6 puskesmas di Kabupaten Labuhanbatu dan 1 rumah sakit dan 3 puskesmas di Kabupaten Langkat.

Selanjutnya, dari 9 wilayah prioritas di Sumatera Utara, ada 5 wilayah kabupaten yang menyatakan komitmen untuk mengimplementasikan Program EMAS dalam rangka penyelamatan dan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir.


"Diharapkan program ini dapat diimplementasikan di semua kabupaten kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Untuk Sumatera Utara yang lebih sehat," ujar Fatni.

Sementara, Ketua Panitia Agus Tama mengatakan pertemuan ini diinisiasikan dalam rangka komitmen Pemprov Sumut khususnya dibidang kesehatan bekerjasama dengan stakeholder khususnya dibidang kesehatan dalam peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, khususnya masyarakat Sumut.

"Diharapkan dukungan dari Bapak Gubernur untuk peningkatan pelayanan kesehatan agar lebih baik ke depannya, khususnya di Provinsi Sumatera Utara," ujar Agus Tama yang juga Plt Kadis Kesehatan Sumut. (art/drc)



T#g:kesehatanusaid
Berita Terkait
  • Senin, 19 Des 2016 23:34

    14 Investor China "Kuasai" Sumatera Utara

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengharapkan jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, terutama pihak BUMN seperti Pelindo, PLN, PTPN dan lainnya serius menyambut keha

  • Kamis, 15 Des 2016 22:05

    2017, Sumut Dapat Alokasi dari APBN Rp 19,8 Triliun

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi menyerahkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2017 kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang ada di Provinsi Sumatera

  • Kamis, 15 Des 2016 21:23

    BPK Serahkan 13 Laporan Hasil Tindaklanjut Pemeriksaan 2016

    DINAMIKARAKYATCOM - Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Vincentia Moli Ambar Wahyuni menyampaikan resume hasil pemeriksaan 13 pemerintahan daerah termasuk Pemerintah Provinsi Sumut."Kota Medan, Langkat, As

  • Selasa, 13 Des 2016 21:39

    Sekda Sumut Tegaskan Penyerahan SK ASN Guru Jangan Ada Kutipan

    DINAMIKARAKYATCOM - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hasban Ritonga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 19.483 guru dan tenaga pendidik yang sebelumnya bertatus sebagai Aparatur Sipil Neg

  • Selasa, 13 Des 2016 21:26

    Mantan Sekda Sumut Laporkan Pemilik Akun Facebook Bernardo Sinambela ke Polisi

    DINAMIKARAKYATCOM - Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) sekaligus mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput), Rustam Effendi (RE) Nainggolan melaporkan pemilik akun facebook atas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir