Bank Sumut

e-Sumut Untuk Cegah Tindak Korupsi

Senin, 28 Nov 2016 21:41
Dibaca: 177 kali
istimewa
Launching aplikasi e-Sumut.

DINAMIKARAKYATCOM - Ketua Tim Koordinator Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK Adlinsyah Nasution menilai aplikasi e-Sumut merupakan langkah awal yang sangat positif untuk mencegah tindak korupsi.

Langkah ini tentunya menjadi dorongan kepada kabupaten kota untuk mengikuti langkah yang diambil Pemprov Sumut.    

"Harapannya tentunya ke depan jadi dorongan daerah-daerah lain di Sumut agar mereka bisa berlomba-lomba. Ini sudah mulai terlihat karena sudah ada beberapa agenda kami (KPK) di sini, besok ke Tanah Karo, besoknya lagi ke Deliserdang, Sergai dan Binjai. Mereka juga untuk sekarang ini sudah berniat melaunching. Artinya mereka juga sudah lakukan," ujarnya.


Adlinsyah menambahkan, kehadiran e-Sumut merupakan bagian dari sebelas item rencana aksi yang telah disepakati KPK dengan Pemprov Sumut.

Adlinsyah pun yakin jika semua daerah di Sumut sudah menggunakan sistem maka pencegahan korupsi dapat dilakukan.

"Tinggal bagaimana monitoring orangnya dan komitmen. Sistem, orang dan komitmen. Tinggal dibolak-balik saja. Tapi satu hal untuk yang sistem sudah mulai kita dorong, dan insyaallah ini merupakan langkah positif yang sangat baik biar ke depan bisa lebih baik. Ada sebelas item rencana aksi yang disepakati," katanya.


"Itu merupakan bagian dari pada proses yang memang kita awasi dalam hal proses. Makanya saya setiap bulan datang ke Medan ini. Itu komitmen dari KPK. Mudah-mudahan ini menjadi cara untuk menggerakan kedepan bisa lebih baik," sambungnya.

Sementara, Plt Irjen Kemendagri Sri Wahyuni mengatakan, esensi penggunaan elektronik adalah membangun transparansi dan akuntabilitas, dari sejak proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sehingga terwujud tatakelola pemerintahan yang baik dan mudah diakses oleh masyarakat.

"Inisiatif dan inovatif ini memberikan apresiasi karena Pemprov Sumut berupaya mencapai tatakelola pemerintahan yang baik dan modren, sehingga tidak bisa lagi ada intervensi pihak tertentu terkait perencanaan yang mengarah kepada hal yang diinginkan bukan diperlukan," tambahnya. (art/drc)

T#g:e-sumutkorupsikpkmusrenbang
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 21:19

    Kembali, Dua Saksi Korupsi Terminal Amplas Diperiksa Kejati Sumut

    Dengan itu sudah dipastikan ada dugaan melawan hukum, sehingga ‎revitalisasi Terminal Amplas sumber dari APBD Pemko Medan tahun 2014-2015 senilai Rp 10 miliar lebih terindikasi korupsi dan merugikan negara.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • Jumat, 20 Jan 2017 23:14

    Pekan Depan Berkas Korupsi Pesta Danau Toba Masuk Tipikor Medan

    Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah memeroses pembuatan surat dakwaan untuk tersangka Kepala Bappeda Simalungun Jan ‎Wanner Saragih.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • Kamis, 19 Jan 2017 21:51

    Koruptor Pesta Danau Toba Masuk Rutan Tanjung Gusta

    Penahanan dilakukan setelah Kejati Sumut menerima pelimpahan tahap dua dari Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir