• Home
  • Kerah Putih
  • Malu, Ketua Komisi D DPRD Medan Bantah Terima Suap dari Podomoro
Bank Sumut

Malu, Ketua Komisi D DPRD Medan Bantah Terima Suap dari Podomoro

Rabu, 19 Okt 2016 22:49
Dibaca: 897 kali
dinamikarakyat.com
Sabar Syamsuria Sitepu.

DINAMIKARAKYATCOM - Ketua Komisi D DPRD Medan Sabar Syamsuria Sitepu membantah dirinya ada menerima uang suap dari pihak Podomoro Deli City agar komisi yang dipimpinnya diam tidak berkoar-koar lagi.

"Siapa yang menerima? tak ada abang menerima dari podomoro," ujar Sabar kepada wartawan di ruangan Komisi D DPRD Medan, Jalan Kapt. Maulana Lubis, Rabu (19/10/2016).

Sabar mengakui komisinya telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin dan pihak Podomoro Deli City untuk menghentikan pembangunan sampai proses hukum diseleikan.

"Kami sudah sampaikan rekomendasi ke Walikota, tinggal walikota yang memutuskan. Kalau kami punya hak eksekusi, sudah kami eksekusi itu bangunan," katanya didampingi anggota komisi Parlaungan Simangunsong.

Ia juga mangaku masa jabatannya sebagai ketua komisi tinggal beberapa hari lagi. "Malu abang, banyak kali yang tanya di Masjid Agung, macam mana (podomoro) itu? tinggal 10 hari laginya jabatan abang ketua komisi," cetusnya.



Diberitakan sebelumnya, ribut-tibut pembangunan gedung Podomoro Deli City yang awalnya minta dibongkar karena melanggar peraturan akhirnya hilang dengan meninggalkan jejak suap. DPRD Medan yang awalnya ribut diduga sudah terkondisikan untuk tutup mulut.

Dugaan suap wakil rakyat terhormat Kota Medan tersebut ada korelasinya dengan dugaan gratifikasi jet pribadi Walikota Medan Dzulmi Eldin yang berangka ke Hainan, China.

Pimpinan dan Komisi D DPRD Medan diduga telah bertemu dengan pihak Podomoro Deli City di sebuah hotel mewah di tengah Kota Medan. Pertemuan tersebut terjadi paska ribut-ribut adanya desakan pembongkaran bangunan Podomoro City Deli.

Pimpinan dan Komisi D DPRD Medan diduga menerima suap miliaran rupiah dari pihak Podomoro Deli City agar tidak lagi berkoar-koar mendesak Pemko Medan membongkar gedung yang berada di atas lahan bekas Deli Plaza tersebut.

"Ada pertemuan Pimpinan dan Komisi D DPRD Medan dengan pihak Podomoro City, pertemuanya di hotel mewah. Apa lagi kalau bukan diel, lihat sekarang apa mereka berkoar-koar lagi minta bangun itu dibongkar, sudah terima suap mereka," tegas sumber.

Memang, kata sumber, Komisi D telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Pemko Medan dan pihak Podomoro Deli City untuk menghentikan sementara pembangunan sampai proses perizinan diselesaikan.



Namun faktanya, proses pembangunan gedung yang berada di persimpangan Jalan Putri Hijau Medan, itu tetap berjalan sampai sekarang.

"Besar cakap semua anggota dewan itu, sudah lengkap siapa-siapa saja nama penerima dari Podomoro, tinggal menunggu waktu. Sudah ditelaah kasus ini, siap-siap saja mereka," jelas sumber.  

Sumber belum mau menjelaskan nama-nama anggota dewan penerima dugaan suap dari pihak Podomoro Deli City dikarenakan masih dalam tahap penyelidikan. "Sabar dulu, waktunya ada nanti, KPK sudah tau," singkatnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga dikonfirmasi membantah dirinya ada terlibat dalam dugaan suap Podomoro Deli City.

"Saya tidak ada ikut-ikutan di situ, itu urusan Komisi D," cetus Ihwan Ritonga, usai rapat paripurna RPJMD Kota Medan, di gedung dewan, Selasa (11/10/2016).

Jika benar adanya dugaan suap diterima DPRD Medan dari Podomoro Deli City, Ihwan setuju hal itu dibuka ke publik.

"Silahkan saja dibuka, saya dukung, biar semua tau jika benar itu terjadi. Kita meminta penegak hukum untuk mengambil sikap," cetusnya. (art/drc)

T#g:
Berita Terkait
  • Senin, 12 Des 2016 20:17

    Kejati Sumut Masih Dalami Keterlibatan Gunawan Lubis

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut masih terus mendalami keterlibatan Gunawan Lubis, mantan ‎Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemko Medan, daalam ‎kasus dugaan koru

  • Minggu, 11 Des 2016 21:40

    Refleksi Akhir Tahun: Proses Perizinan Podomoro Deli City Dosa Siapa?

    DINAMIKARAKYATCOM - Akankah nasib Walikota Medan kali ini bakal berurusan lagi dengan penegak hukum? Ditersangkakan? dan ditahan? Tentu kita berharap kutukan ini jangan berulang. Sejatinya rakyatlah y

  • Sabtu, 10 Des 2016 23:34

    Medan Rumah Kita, Bukan Rumah Koruptor

    DINAMIKARAKYATCOM - Indonesia sudah diwabah korupsi. Hampir diseluruh instasi pemerintah korupsi sudah merajalela, bahkan di daerah khususnya Kota Medan.Korupsi di Indonesia sudah menjamur. Oknum legi

  • Jumat, 09 Des 2016 22:23

    Kejati Sumut Masih Tutupi Status Tersangka Gunawan Lubis

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidsus Kejati Sumut mengakui ada keterlibatan mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Medan, Gunawan Lubis dalam kasus dugaan korupsi revitalisasi Termi

  • Kamis, 08 Des 2016 20:26

    Tiga Pejabat Dinas Perkim Medan Tersangka Proyek Terminal Amplas

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut tengah melakukan ‎upaya hukum atas kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Terminal Amplas Medan tahun anggaran 2014-2015 senilai

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir