• Home
  • Kerah Putih
  • Kejati Sumut Libatkan Interpol dan KPK Kejar 2 DPO Bank Sumut
Bank Sumut

Kejati Sumut Libatkan Interpol dan KPK Kejar 2 DPO Bank Sumut

Oleh: Admin
Rabu, 04 Jan 2017 23:11
Dibaca: 220 kali
istimewa
Kantor Kejati Sumut.
DINAMIKARAKYATCOM - Mengejar dua tersangka DPO Bank Sumut, Kejati Sumut berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk meminta bantuan Interpol dan KPK.

Kedua tersangka DPO itu masing-masing Zulkarnain selaku Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Bank Sumut dan Direktur CV Surya Pratama Haltatif selaku rekanan dalam pengadaan mobil dinas dan operasional Bank Sumut.‬

"Kita sudah deteksi keberadaan keduanya tapi kita masih kesulitan untuk melacaknya, dibantu interpol dan KPK," ujar ‎Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian didampingi Kasubsi Humas Yosgernold Tarigan, kepada wartawan, Rabu (4/1/2017).

Menurutnya, Kejati Sumut masih terus mengupayakan penangkapan kedua DPO dan seluruh fasilitas keduanya sudah diblokir.

"Kita sudah blokir kartu kredit kedua DPO. Kita upayakan segera mungkin untuk menangkap keduanya," paparnya.

Meski sudah terdeteksi, namun pihak Kejati Sumut enggan menjelaskan keberadaan kedua DPO. Penyidik memperkira kedua DPO masih berada di Sumatera Utara. Tapi, tidak memiliki tempat tinggal tetap atau berpindah-pindah.

Untuk diketahui, penyidikan kasus ini bermula pada proses pelaksanaan dalam pengadaan 294 kenderaan dinas dan operasional pada PT Bank Sumut. Tetapi dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan kontrak kerja.

‪Setelah ditelusuri, penyidik menemukan penyimpangan dalam proses pelelangan dan surat perjanjian kontrak (SPK) yang tidak berdasarkan kontrak, sehingga berdampak pada kerugian negara.‬

‪Berdasarkan hasil auditor akuntan publik ditemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 10,8 miliar dari total anggaran Rp 18 miliar pada tahun 2013. (art/drc)
T#g:bank sumutDPOinterpolkejati sumutkorupsikpk
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 21:19

    Kembali, Dua Saksi Korupsi Terminal Amplas Diperiksa Kejati Sumut

    Dengan itu sudah dipastikan ada dugaan melawan hukum, sehingga ‎revitalisasi Terminal Amplas sumber dari APBD Pemko Medan tahun 2014-2015 senilai Rp 10 miliar lebih terindikasi korupsi dan merugikan negara.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • Jumat, 20 Jan 2017 23:14

    Pekan Depan Berkas Korupsi Pesta Danau Toba Masuk Tipikor Medan

    Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah memeroses pembuatan surat dakwaan untuk tersangka Kepala Bappeda Simalungun Jan ‎Wanner Saragih.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • Kamis, 19 Jan 2017 21:51

    Koruptor Pesta Danau Toba Masuk Rutan Tanjung Gusta

    Penahanan dilakukan setelah Kejati Sumut menerima pelimpahan tahap dua dari Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir