Stop Pukat

Bank Sumut
Senin, 28 November 2016 | 23:36:38

Ini Kan Kantor Lembaga Audit Negara, Bukan Warung Kopi

dinamikarakyat.com
Muhammad Afifuddin Gurning.
Share

DINAMIKARAKYATCOM - Muhammad Afifuddin Gurning mengatakan, BPKP Perwakilan Sumut telah dilecehkan oleh instansi di Kabupaten Asahan.

Hal itu diketauinya setelah mendapat penjelasan dari Kabid Investigasi BPKP Perwakilan Sumut Batara L. Tobing, Senin (28/11/2016).

"Ketika datang untuk mempertanyakan perihal surat permohonan saya melakukan audit investigasi ke BPN Asahan dan BPKAD Asahan terkait penggelapan asset milik Pemkab Asahan yang dihunjuk untuk Yayasan PMDU seluas 1.345 meter," ucap Afifuddin.


Menurutnya, audit ini perlu dilakukan terhadap BPN Asahan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran prosedur atas penerbitan SHM Tanah a.n Drs. H. Toufan Gama Simatupang, MAP yang berasal dari lahan Yayasan PMDU Asahan.

Sedangkan audit terhadap BPKAD Pemkab Asahan untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian terhadap tidak didaftarkannya lahan seluas 6.62Ha ke dalam asset Pemkab Asahan.

"Menurut penjelasan Kabid Investigasi BPKP Sumut tersebut, Batara L. Tobing mereka sudah menyurati pihak BPN Asahan, BPKAD Pemkab Asahan dan Inspektorat Pemkab Asahan untuk melakukan ekspose bersama terhadap persoalan yang saya laporkan," terang Afifuddin.

Namun menurut Batara, kata Afifuddin, ketiga instansi tersebut tidak ada yang datang memenuhi undangan BPKP Perwakilan Sumut.

"Agak aneh ketiga instansi, sepertinya mereka mengabaikan dan menyepelekan surat panggilan dari BPKP Perwakilan Sumut," sebutnya.

Ketika Afifuddin mempertanyakan dirinya sebagai pihak Pelapor (Pemohon) tidak diundang menghadiri ekspose, Kabid Investigasi Batara L. Tobing terlihat kebingungan.

"Saya katakan kepada Kabid Investigasi tersebut, apabila nanti dalam waktu tertentu tidak juga ada jawaban dan penjelasan secara tertulis dari BPKP atas surat permohonan saya, maka saya akan kembali melaporkannya ke BPKP Pusat," katanya.

Batara L. Tobing kemudian berkilah menjawab, kenapa harus tertulis? kan sudah saya jelaskan secara lisan.


Kemudian Afifuddin menjawab, "Ini kan kantor lembaga audit negara, bukan warung kopi, jadi ga bisa cuma cakap-cakap aja. Saya bermohon secara tertulis, jadi seyogyanya dibalas dan dijelaskan secara tertulis pula".

Masih Afifuddin, Kabid tersebut sempat menjelaskan bahwa dia mendengar bahwa persoalan ini dilaporkan karena unsur sakit hati kepada Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang yang kemudian dibenarkan Afifuddin.

"Iya betul, sakit hati karena TGS sudah memalsukan akte Yayasan PMDU dan menggelapkan assetnya. Dan perlu bapak fahami, sebagai auditor profesional bapak seharusnya fokus kepada objek permasalahannya, bukan mendengarkan kabar sepihak," jawabnya ke Batara L. Tobing.

Kemudian ketika Afifuddin mempertanyakan apa langkah selanjutnya yang dilakukan BPKP setelah pihak-pihak yang diundang untuk ekspose tidak datang? Batara mengatakan saat ini mereka hanya bisa menunggu kedatangan pihak yang diundang untuk ekspose. (art/drc)

Terkait Lainnya
  • 2 minggu lalu

    Jangan Lupa Suap Fee BDB, KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru Anggota DPRD Sumut

    DINAMIKARAKYATCOM - Sidang tujuh terdakwa suap anggota DPRD Sumut yang tengah berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, tidak lama lagi akan mengetuk palu von

  • 4 minggu lalu

    Kasus Bupati Asahan di Polda Sumut Dilapor ke Satgas Saber Pungli

    DINAMIKARAKYATCOM - Kasus dugaan korupsi pengalihan lahan milik Yayasan Pesantren Modren Daar Al Ulum (YPMDU) Kisaran, yang ditangani Polda Sumut, akhirnya dila

  • satu bulan lalu

    Tanpa SP3, Kejati Sumut Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Masjid Agung Asahan

    DINAMIKARAKYATCOM - Kejati Sumut‎ menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran, Asahan. Alasannya, karena min

  • satu bulan lalu

    AKBP Frido dan Wakil Walikota Tanjungbalai Kompak

    DINAMIKARAKYATCOM - Mantan Kasubdi 3/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Frido Situmorang dan Wakil Walikota Tanjungbalai Ismail terdengar kompak menjawab, t

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2016 Dinamika Rakyat. All Rights Reserved