• Home
  • Hukum
  • Tiga Terdakwa Penjual Kulit Harimau Terancam 5 Tahun Penjara
Bank Sumut

Tiga Terdakwa Penjual Kulit Harimau Terancam 5 Tahun Penjara

Oleh: Admin
Rabu, 11 Jan 2017 00:01
Dibaca: 115 kali
Net
Ilustrasi.
DINAMIKARAYATCOM - Tiga terdakwa penjualan kulit harimau dan tiga kilogram sisik trenggiling hasil tangkapan Polda Sumut di Hotel Madani Medan, Selasa (10/1/2017), menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabarita Siahaan mendakwa Edi Murdani alias Edi, Budi alias Akeng dan Sunandar alias Acai melanggat pasal 21 Ayat 2 Huruf D juncto pasal 40 ayat 2 UU RI no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem junto pasal 55 ayat 1 ke -1 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

"Pada 10 Oktober 2016, Edi Murdani dihubungi Akeng menanyakan apakah Edi memiliki kulit harimau. Menjawab itu Edi mengatakan akan melihatnya lebih dulu. Lalu tanggal 12 Oktober Edi pergi ke Aceh Jaya dengan menumpang bus menjumpai Udin," ujar JPU Sabarita di hadapan majelis hakim yang diketuai Johnny Siahaan.

Setelah bertemu dengan Udin, dia menanyakan maksudnya membeli kulit harimau dan sisik trenggiling dan memberikan bayaran kepada Udin sebesar Rp 4 juta setelah mendapatkan satu helai kulit harimau dan tiga kilogram sisik trenggiling,

"Sesampai di Medan, tanggal 14 Oktober, Edi kembali dihubungi Sunandar alias Acai menanyakan apakah sudah mendapatkan kulit harimau dan sisik trenggiling. Setelah menjawab ada, Edi diajak menjumpai Budi alias Akeng yang sudah bersama pembeli di kamar nomor 415 lantai empat Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja XII," ujar JPU lagi.

Setelah sampai di Hotel Madani, Edi yang membawa kulit harimau dan sisik trenggiling di dalam plastik hitam, bertemu dengan pembeli yang ternyata dua petugas polisi yang menyaru sebagai pembeli. Ketiganya langsung digelandang ke Direktorat Resor Kriminal Umum Polda Sumut.

Dalam dakwaan terpisah, ketiganya didakwa secara bersama-sama memperniagakan, menyimpan, memiliki kulit atau bagian tubuh lain satwa yang dilindungi dan benda benda lain yang dibuat dari satwa yang dilindungi atau membawanya dari Indonesia ke tempat lain di luar negeri atau tempat lain di Indonesia.

"Terdakwa didakwa melanggar pasal 21 Ayat 2 Huruf D junto pasal 40 ayat 2 UU RI no 5 tahun 1990 (tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem) juncto pasal 55 ayat 1 ke -1 KUHP," ujarnya.

Majelis hakim selanjutnya menunda sidang untuk dilanjutkan pada pekan depan. Usai sidang, JPU Sabarits mengatakan, ketiga terdakwa terancam hukuman penjara hingga maksimal lima tahun.

"Selain kulit harimau dan sisik trenggiling, barang bukti lain yang disita satu unit mobil Toyota Avanza warna silver (perak) yang digunakan membawa ku!it harimau dan sisik trenggiling," pungkasnya. (art/drc)
T#g:hakimharimaupengadilanpoldasutringgiling
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Jan 2017 22:06

    Sambil Memeluk Alkitab, Terdakwa Pembunuh Bayi Terduduk Lemas Divonis 12 Tahun

    Dian dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan kekerasan dan kekejaman terhadap bayi yang berumur 6 hari bernama Gabriel Wate hingga menyebabkan kematian.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • Rabu, 18 Jan 2017 23:43

    Massa Pendemo Ramadhan Pohan di PN Medan Bantah Aksi Bayaran

    Pernyataan itu tidak benar, dan mencemarkan nama saya pribadi dan lembaga yang selama ini aktif memperjuangkan keadilan dan kesamaan di mata hukum.

  • Rabu, 18 Jan 2017 21:42

    Isap Sabu di Hotel Kelas Melati, Politisi PDI Perjuangan Dituntut 3 Tahun 6 Bulan

    Politisi PDI Perjuangan ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

  • Selasa, 17 Jan 2017 21:40

    Massa Demo "Bentrok" Dengan Humas PN Medan, Ramadhan Pohan: Tuhan Tidak Tidur

    Massa memaksa bertemu dengan Ketua PN Medan untuk menyampaikan tuntutan agar PN Medan melakukan penahan terhadap Ramadhan Pohan dan Savita Linda Panjaitan terdakwa kasus penipuan dan penggelapan mencapai Rp 15,3 miliar.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir