• Home
  • Hukum
  • Terlibat Kasus Pidana, 68 Personel Polda Sumut Dipecat Tidak Dengan Hormat
Bank Sumut

Rilis Akhir Tahun 2016

Terlibat Kasus Pidana, 68 Personel Polda Sumut Dipecat Tidak Dengan Hormat

Oleh: Admin
Kamis, 29 Des 2016 23:00
Dibaca: 191 kali
istimewa
Konfrensi pers akhir tahun 2016 Polda Sumut.
DINAMIKARAKYATCOM - Sepanjang tahun 2016, sedikitnya 68 personel di jajaran Polda Sumut dipecat tidak dengan hormat (PTDH) karena terlibat berbagai kasus tindak pidana.

Kapolda Sumut Irjend Pol Rycko Amelza Dahniel didampingi Kepala Staf Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kasdam I/BB) Brigjend TNI Tiopan Aritonang kepada wartawan saat pemaparan akhir tahun 2016 di Aula Tribrata, Mapolda Sumut, Kamis (29/12/2016) mengatakan, puncak dari pemeriksaan dan proses peradilan propam menjatuhkan vonis pemecatan pada oknum-oknum tersebut, karena telah melakukan pelanggaran kode etik profesi sehingga dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

"Pemecatan ini dilakukan setelah melewati proses, mulai dari penyelidikan, penyidikan hingga persidangan lalu pemecatan," kata Rycko.

Menurutnya, oknum yang dipecat itu karena terlibat berbagai kasus tindak pidana, melanggar kode etik profesi dan pelanggaran disiplin. Sepanjang tahun 2016 jumlah Polisi di jajaran Polda Sumut yang melakukan pelanggaran disiplin sebanyak 786 personel. Pelanggaran kode etik profesi sebanyak 137 personel dan pelanggaran pidana 93 personel.
"Jumlah personel yang melakukan pelanggaran disiplin pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 terjadi penurunan sekitar lima persen. Dengan perincian pada tahun 2015 terjadi 828 personel yang disidang pelanggaran disiplin dan 786 personel pada tahun 2016," sebutnya.

Kemudian, pelanggaran kode etik profesi pada tahun 2015 sebanyak 111 personil dan 137 personil pada tahun 2016 atau menurun sekitar 19 persen. Selanjutnya, personel yang melakukan pelanggaran tindak pidana sebanyak 140 personel pada tahun 2015 menjadi 93 personel tahun 2016 atau menurun sekitar 34 persen.

"Begitu juga dengan pemecatan personel, terjadi penurunan sekitar satu persen atau 69 personel tahun 2015 dan 68 personil tahun 2016," ucapnya.

Rycko menjelaskan, para personel yang dipecat tersebut terlibat kasus tindak pidana umum, narkoba dan lainnya. "Macam-macam kasusnya, ada narkoba dan tindak pidana umum lainnya," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Rycko juga mengancam dan akan bertindak tegas bagi anggota Polri yang terindikasi terlibat dalam peredaran narkoba akan dipecat.

"Jika oknum itu menggunakan narkoba maka prosesnya perlu dibuktikan dan dilakukan rehab. Tetapi jika sudah turut serta mengedarkan, maka tak perlu proses internal lagi tetapi langsung dipecat," tegasnya. (art/drc)
T#g:narkobapolda sumutpolisi dipecat tidak hormatpolisi terlibat kasus pidanaterorisme
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Jan 2017 00:09

    Kasus Pencemaran Air Danau Toba, PT Aquafarm dan PT Japfa Dilaporkan ke Polisi

    Laporan tersebut merupakan tindaklanjut dari berbagai upaya yang selama ini dilakukan mereka melalui pengkajian langsung di lokasi, khususnya mengenai kandungan air Danau Toba.

  • Senin, 23 Jan 2017 22:35

    Polda Sumut Persilahkan Tim Kuasa Hukum Lapor ke Komnas HAM

    Polda Sumut mempersilahkan tim kuasa hukum Ketua AMPI Rayon Medan Petisah Rawi dan Raja melapor ke Komnas HAM.

  • Senin, 23 Jan 2017 22:19

    Ketua AMPI Ditembak Mati, Kuasa Hukum: Apakah memang dia harus dieksekusi mati?

    Polisi terlalu gegabah menembak mati Rawi dan menangkap Siwaji Raja.

  • Minggu, 22 Jan 2017 20:57

    Sempat Dibawa ke Kantor, Ketua AMPI Ditembak Mati Polisi, Katanya Melawan Pakai Samurai

    sebelum ditembak mati polisi, Rawi sempat ditangkap terlebih dahulu dan dibawa ke komando. Untuk pengembangan, Rawi dibawa keliling oleh polisi untuk menangkap pelaku lainnya.

  • Minggu, 22 Jan 2017 19:50

    Kata Kapolda, Rawi Melawan Pakai Samurai Saat Ditangkap

    Penyelidikan kasus pembunuhan ini diawali dengan memeriksa kasus percobaan pembunuhan terhadap Kuna sebelumnya.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir