• Home
  • Hukum
  • Mantan Sekda Sumut Laporkan Pemilik Akun Facebook Bernardo Sinambela ke Polisi
Bank Sumut

Mantan Sekda Sumut Laporkan Pemilik Akun Facebook Bernardo Sinambela ke Polisi

Selasa, 13 Des 2016 21:26
Dibaca: 3.667 kali
istimewa
Bukti laporan mantan Sekda Sumut di Polda.

DINAMIKARAKYATCOM - Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) sekaligus mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput), Rustam Effendi (RE) Nainggolan melaporkan pemilik akun facebook atas nama Benardo Sinambela ke Polda Sumut, Selasa (13/12/2016).

Laporan dibuat oleh kuasa hukum Ojak Nainggolan, Hengki Silaen, Patar Sihotang dan Sahabat RE Nainggolan tertuang dengan Nomor STTLP/1623/XII/2016/SPKT I.

Menurut Ojak, pihaknya melaporkan Benardo Sinambela atas tulisan yang dipostingnya dalam akun facebook tersebut. Isi tulisan postingan itu telah menyudutkan kliennya.


"Kita melaporkan Benardo Sinambela atas tulisan yang dipostingnya di akun facebook-nya. Tulisan itu menyudutkan RE Nainggolan, klien kami. Dengan tulisan fitnah dalam postingan itu, menggiring opini masyarakat yang bisa menimbulkan kebencian dan permusuhan antara suku dan agama," kata Ojak.

Ada beberapa hal postingan yang dilakukan Benardo Sinambela di facebook yang dipersoalkan tim kuasa hukum RE Nainggolan.

Di antaranya, RE Naingggolan menjual isu pelestarian lingkungan Danau Toba. Tapi, kata dia, dengan menerima CSR dari PT Toba Pulp Lestari (TPL). Alhasil, RE Nainggolan disebutkan anti adat dan agama.

"Di agamanya yang membenci simbol-simbol adat, tapi dalam acara keagamaan, RE Nainggolan justru menerima ulos," terangnya.


Selain itu, postingan yang dipermasalahkan yakni RE Nainggolan juga pernah ditodong pistol oleh bandit lokal. Itu berkaitan dengan lobi-lobi proyek. Sehingga, todongan itu membuat RE Nainggolan ciut dalam lobi-lobi proyek yang dijalankan menjadi tak sesuai rencana.

"Postingan di dalam akun facebook tersebut yang kita permasalahkan," tambah Ojak.

Dia berharap, laporan perkara Pasal 27 dan 28 tentang ITE yang dilaporkan dapat cepat diproses oleh Polda Sumut. Sebab, kata dia, bila tidak diproses dapat menyebabkan masyarakat sesuka hati untuk berpendapat di media sosial dengan tuduhan-tuduhan tidak benar dan tanpa bukti.

"Lalu ini sangat merugikan harga diri dan kepentingan dari RE Nainggolan. Bahkan, merusak kehormatan klien kami," tambah dia.

Ojak menegaskan, RE Nainggolan tak pernah mengganti nama Jalan Sisimangaraja, Kampung Sihite Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi Jalan Julius Nainggolan. Soalnya, nama jalan itu berubah berdasarkan SK yang dikeluarkan oleh Bupati untuk penambalan nama jalan tersebut.


"Melalui SK Bupati untuk penamaan jalan itu. Bukan RE Nainggolan. Dan, persoalan keberatan masyarakat dan Benardo, harusnya ditujukan kepada Pemkab. Bukan kepada RE. Tulisan itu membuat opini yang jelek tentang RE. Selama ini masyarakat mengidolakan RE, menjadi berubah. Kemudian kelompok masyarakat Doloksanggul jelas jadi permusuhan dengan Rajaoloan dengan Nainggolan, ini yang buat kita stres," sebut Ojak.

Lebih jauh, sambung dia, penamaan jalan itu pun muncul saat wacana bedah buku. Saat itu, kegiatan dihadiri oleh Bupati, DPRD, Kapolres dan sejumlah SKPD hingga terbitnya SK tersebut.

"SK itu terbit awal Desember 2016 dan rencananya peresmian penabalan nama jalan itu tanggal 10 Desember 2016 lalu," ungkap dia.

Dengan adanya postingan yang dilakukan Benardo Sinambela pada 8 Desember 2016, pihak keluarga Julius Nainggolan langsung menunda penamaan jalan tersebut.

"Pihak keluarga langsung membatalkan. Sampai sekarang dia (Benardo Sinambela) menyudutkan RE Nainggolan melalui postingan facebook," tandasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting menyatakan, setiap laporan yang masuk, selalu akan diproses.  "Ya diproses, itukan laporan. Bagaimana prosesnya, lihat nanti. Itukan ada tahapan-tahapannya," singkat Rina. (art/drc)


T#g:
Berita Terkait
  • Jumat, 13 Jan 2017 15:55

    Tim Saber Pungli OTT PNS Kecamatan Medan Labuhan di Bank Sumut Cabang Belawan

    Mendapat informasi tersebut Tim Saber Pungli menjumpai Zainun disebuah kedai di Jalan Titi Papan, Kecamatan Labuhan Deli untuk mengetahui informasi tersebut.

  • Rabu, 21 Des 2016 16:59

    Fasilitasi 2 WNA China Masuk Indonesia, Densus 88 Tangkap Jaringan Bahrun Naim

    DINAMIKARAKYATCOM - Seorang terduga teroris Syafii (27) diamankan Densus 88 dari sebuah rumah di Jalan Delitua, Dusun III Ajibaho, Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (21/12/2016)

  • Selasa, 20 Des 2016 21:26

    Sakit Jiwa, Aiptu Hamonangan Lubis Tidak Lulus Perwira

    DINAMIKARAKYATCOM - Gara-gara mengalami gangguan jiwa atau depresi, Aiptu Hamonangan Lubis, menjadi satu-satunya personel polisi yang dinyatakan tidak lulus dalam Pendidikan Alih Golongan dari Bintara

  • Senin, 19 Des 2016 23:34

    14 Investor China "Kuasai" Sumatera Utara

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengharapkan jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, terutama pihak BUMN seperti Pelindo, PLN, PTPN dan lainnya serius menyambut keha

  • Senin, 19 Des 2016 20:53

    Data Intelkam: Hanya 4 Distributor Petasan Yang Kantongi Izin di Sumut

    DINAMIKARAKYATCOM - Polda Sumut memastikan hanya empat distributor yang mengantongi izin perdagangan petasan atau mercon sesuai dengan data dari Intelkam."Data dari Intelkam Polda Sumut yang kita teri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir