• Home
  • Hukum
  • Jokowi Undercover: Kata Tito, Bukan Masalah Jokowi Tapi Ada Belasan Masalah Nasional
Bank Sumut

Jokowi Undercover: Kata Tito, Bukan Masalah Jokowi Tapi Ada Belasan Masalah Nasional

Oleh: Admin
Sabtu, 07 Jan 2017 00:35
Dibaca: 328 kali
istimewa
Buku Jokowi Undercover.
DINAMIKARAKYATCOM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, buku Jokowi Undercover tidak sesuai antara judul dan isinya. Karena itu, penulis buku tersebut Bambang Tri Mulyono layak menjadi tersangka dan akan dijerat dengan UU ITE.

"Antara judul dan isi nggak menggambarkan isinya, isinya kompilasi tulisan pendek yang topiknya macam-macam, bukan masalah Jokowi tapi ada belasan masalah nasional yang menarik menurut yang bersangkutan," ujar Tito kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017).

Tito menuturkan, topik mengenai Presiden Jokowi hanya beberapa saja yang termuat dalam buku itu, sehingga buku itu tidak sesuai dengan isinya.

Selain itu, lanjut Tito, ia juga tidak menemukan tata cara penulisan buku secara akademik, referensinya tidak jelas, footnote-nya pun tidak ada, serta tidak ada nama penerbitnya.

"Ini bukan tulisan akademik dan cara penulisannya tidak sistematik," ucap Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Karena itu, menurut Tito, Bambang dapat dijerat karena telah menyebarkan berita bohong kepada masyarakat melalui buku tersebut.

"Awal kesimpulan tidak ada dan bukti pendukung tidak akurat karena tulisannya menyebut nama orang dan fakta A tapi nggak ada pendukung maka bisa dikenakan mencemarkan berita bohong," kata Tito.

Tito menambahkan, buku Jokowi Undercover tersebut telah dicetak kurang lebih 300 eksemplar. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang telah memiliki buku tersebut untuk dikembalikan ke polisi sebagai barang bukti.

"Jadi sekarang kesimpulan (Bambang) layak jadi tersangka dan kita akan selesaikan dengan cepat," jelasnya. (republika)
T#g:Jokowijokowi undercoverkapolripolri
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Jan 2017 01:20

    Ketum Depalindo Sumut: Alasan Naiknya Biaya Adalah Tidak Tepat

    Kebijakan tersebut tidaklah sesuai dengan konsep tol laut dan nawacita yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.

  • Senin, 23 Jan 2017 23:47

    Dua Napi Nusakambangan Melarikan Diri, Anehnya Tidak Terekam CCTV

    Kedua napi yang kabur sampai saat ini belum berhasil ditangkap kembali oleh pihak kepolisian. Anehnya kedua napi yang lari tidak terekam CCTV.

  • Senin, 23 Jan 2017 20:43

    Megawati Dilaporkan ke Bareskrim

    Laporan tersebut dibuat oleh Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama.

  • Minggu, 22 Jan 2017 23:41

    Tanggapi Kicaun SBY, Ini Kata Jokowi

    Ini bukan hanya menjadi manfaat tapi juga masalah karena banyaknya informasi yang ternyata tidak benar dan justru menjatuhkan.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir