• Home
  • Hukum
  • JPU Salahkan Hakim Belum Panggil Paksa Walikota Sibolga
Bank Sumut

Korupsi Rumah Susun

JPU Salahkan Hakim Belum Panggil Paksa Walikota Sibolga

Oleh: Admin
Selasa, 10 Jan 2017 23:15
Dibaca: 137 kali
Net
Ilustrasi.
DINAMIKARAKYATCOM - Lima kali mangkir dari pemanggilan JPU sebagai saksi kunci, berita acara pemeriksaan (BAP) Walikota Sibolga Syarfii Hutahuruk dalam kasus dugaan korupsi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dibacakan JPU.

Hal itu disapakikan JPU Netty Silaen usai persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Dalanta Sehat Tarigan, Mantan Kepala BPN Sibolga.

"Iya, seperti akan kita (Jaksa) bacakan saja BAP Walikota (Syarfii) karena waktu sidang yang sudah ditetapkan dan massa penahanan terdakwa sudah mau habis," ucap Netty usai sidang di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (10/1/2017).

Menurutnya, pihaknya bukan tidak mau mengusahakan untuk memangggil Walikota Sibolga tetapi Walikota lagi tidak bisa hadir karena alasan tugas negara.

"Kita sudah panggil tapi dia (Syarfii) belum hadir juga karena dia ada tugas negara," jelasnya.

Disinggung soal kesaksian Walikota Sibolga yang disebut sebagai saksi kunci, mengapa tak dijemput paksa karena sudah lima kali mangkir. Jaksa mengatakan belum ada perintah dari hakim.

"Kita bukan tidak mau panggil paksa tapi hakim yang belum menetapkan panggil paksa ke Syarfii," pungkasnya.

Majelis hakim dipersidangan hanya meminta jaksa untuk tetap menghadirkan pada Kamis ini. Tapi jika jaksa tidak bisa hadirkan juga maka persidangan harus dilanjutkan dan BAP saksi bisa dibacakan saja.

"Kami tetap mohon untuk JPU menghadirkan saksi. Tapi jika tidak hadir, maka bacakan saja BAP nya," jelas majelis hakim.

Namun salah satu terdakwa yakni Januar Effendy mengatakan dirinya keberatan jika Walikota Sibolga tidak hadir untuk memberikan keterangan.

"Saya tetap minta untuk yang mulia hadirkan Walikota, karena saja kerja atas perintah walikota langsung dalam perkara ini," paparnya.

Diketahui, Walikota Sibolga dipanggil jadi saksi sebagai saksi kunci. Pemanggilan jaksa penuntut umum hingga lima kali tak diindahkan Syarfii Hutauruk dengan alasan menjalankan tugas negara. (art/drc)‎
T#g:hakimjpukejatisukorupsitipikorwalikota sibolga
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 21:19

    Kembali, Dua Saksi Korupsi Terminal Amplas Diperiksa Kejati Sumut

    Dengan itu sudah dipastikan ada dugaan melawan hukum, sehingga ‎revitalisasi Terminal Amplas sumber dari APBD Pemko Medan tahun 2014-2015 senilai Rp 10 miliar lebih terindikasi korupsi dan merugikan negara.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 18:50

    Dana Desa di Sumatera Utara Berbau Korupsi, Contohnya di Kabupaten Padang Lawas

    Warga desa menyesalkan hasil pembangunan jalan sepanjang 950 meter dengan lebar 3 meter, yang dikerjakan oleh pihak luar.

  • Jumat, 20 Jan 2017 23:14

    Pekan Depan Berkas Korupsi Pesta Danau Toba Masuk Tipikor Medan

    Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah memeroses pembuatan surat dakwaan untuk tersangka Kepala Bappeda Simalungun Jan ‎Wanner Saragih.

  • Kamis, 19 Jan 2017 23:19

    Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PTKI Medan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

    Ketiga terdakwa telah bekerjasama dalam satu perusahaan. Pengerjaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga tidak dilakukan sesuai ketentuan. Proses pelelangan tidak sesuai peraturan.

  • Kamis, 19 Jan 2017 21:51

    Koruptor Pesta Danau Toba Masuk Rutan Tanjung Gusta

    Penahanan dilakukan setelah Kejati Sumut menerima pelimpahan tahap dua dari Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir