• Home
  • Hukum
  • Imam dan Sekretaris FPI DKI Jakarta Bersaksi: Buku Ahok Berjudul 'Merubah Indonesia'
Bank Sumut

Imam dan Sekretaris FPI DKI Jakarta Bersaksi: Buku Ahok Berjudul 'Merubah Indonesia'

Oleh: Admin
Selasa, 03 Jan 2017 22:24
Dibaca: 171 kali
istimewa
Basuki Tjajaha Purnama alias Ahok.
DINAMIKARAKYATCOM - Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin menjadi orang pertama yang memberikan kesaksian dalam sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias.

Dalam persidangan, Novel mengungkapkan sejumlah bukti yang memberatkan Ahok melakukan penodaan agama Islam.

"Ahok ini terbongkar bahwa unsur ketidaksengajaan atau apa yang Ahok sebutkan itu, alasan itu sudah terbantahkan dengan data-data yang saya sampaikan (di persidangan)," kata Novel seusai bersaksi dalam sidang lanjutan yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Menurut Novel, dalam buku yang ditulis Ahok berjudul Merubah Indonesia, pada halaman 40, Ahok juga menyinggung Surat Al Maidah. Selain itu, sejak Ahok masih menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pada pilkada 2012, ia sudah mulai menyerang agama Islam.

"Contohnya bahwa ayat suci no, ayat konstitusi yes, atau ayat-ayat konstitusi di atas ayat-ayat suci," ujarnya.

Novel berujar, sejumlah bukti yang dia bawa bisa membuat hakim dan jaksa tertarik bahwa Ahok bukan sekali saja melakukan penodaan agama. "Kalau Ahok cuma mengucapkan sekali, saya perlu nasihati, ini berkali-kali," katanya.

Dalam persidangan, Novel mengaku juga memberikan surat permohonan penahanan Ahok kepada majelis hakim.

Alasannya, ia melihat Ahok sudah beberapa kali mengulangi perbuatannya dan menjadi salah satu tersangka dalam kasus penodaan agama yang lolos dari penahanan.

Sementara Imam FPI DKI Jakarta Al-Habib Muchsin bin Zaid Al'Attas mengungkapkan bahwa kuasa hukum Ahok merasa dirinyalah yang melaporkan Ahok terkait dengan kasus penodaan agama karena didasari unsur kebencian.

"Saya katakan, secara pribadi tidak masalah dengan terdakwa Ahok," kata Muchsin setelah bersaksi.

Muchsin mengatakan dia hanya mempersoalkan Ahok yang menistakan agama lantaran mengutip Surat Al-Maidah ayat 51 untuk kepentingan politik.

Muchsin juga menegaskan, secara pribadi, dia tidak membenci Ahok. "Tapi perbuatan Anda (Ahok), tingkah laku Anda, ucapan Anda, yang sama dengan comberan," ucap Muchsin.

Menurutnya, tidak ada tanggapan Ahok atas ucapannya. Namun, kata dia, raut muka Ahok menunjukkan ketidaksukaan mendengar hal itu.

Muchsin mengatakan Ahok sempat menyampaikan kepadanya bahwa banyak orang yang tidak suka kepada FPI.

"Saya katakan, 'Di dalam persidangan ini juga banyak yang tidak suka dengan Anda (Ahok). Jangan bilang dalam persidangan ini suka dengan Anda, bahkan di Jakarta sendiri banyak juga yang tidak suka dengan Anda'," kata Muchsin.

Dalam persidangan, Muchsin membawa barang bukti berupa buku karangan Ahok berjudul Merubah Indonesia, dua VCD, dan satu unit flashdisk untuk memberatkan Ahok.

Banyak umat Islam yang marah atas perbuatan Ahok yang mengutip Surat Al-Maidah. Sebab, perkataan Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 itu dianggap seakan-akan Surat Al-Maidah dijadikan alat berbohong.

Muchsin sendiri mengaku, secara pribadi, sebagai umat Islam, marah menonton video perkataan Ahok yang diunduh dari akun Pemerintah Provinsi DKI di YouTube beberapa waktu lalu.

Rekaman video itupun dijadikan sebagai dasar untuk melaporkan Ahok ke polisi atas dugaan penodaan agama. Selain melaporkan atasnama pribadi, Muchsin membuat laporan mewakili FPI DKI Jakarta dan atasnama 39 organisasi masyarakat ke Bareskrim Mabes Polri. (tempo)
T#g:ahok penista agamafpiumat islam
Berita Terkait
  • Senin, 23 Jan 2017 00:35

    Habib Rizieq Diperiksa, Megawati Ulang Tahun

    Kiprah dan peran putri Proklamator RI Soekarno itu masih dibutuhkan untuk mencari solusi atas masalah-masalah kenegaraan dan kebangsaan.

  • Minggu, 22 Jan 2017 23:17

    Pemeriksaan Habib Rizieq, Polda Metro Jaya Sudah Siapkan Personil Hadapi Umat Islam

    Argo mengatakan, jumlah personel polisi pengawal aksi sudah disiapkan.

  • Minggu, 22 Jan 2017 21:35

    Pemuda Masjid Singaraja Bali Galakkan Sholat Qiyamul Lail dan Subuh Berjamaah

    Kegiatan Sholat Qiyamul Lail dan Subuh berjamaah selain untuk memakmurkan Masjid adalah menumbuhkan jiwa persaudaraan di antara umat muslim.

  • Minggu, 22 Jan 2017 18:01

    Deklarasi GIP NKRI, KH Chalid Ridwan: Islam Bersatu Terbukti, Contohnya Sari Roti

    Sebelum tablig akbar, ratusan umat islam yang hadir sejak pagi hari melaksanakan sholat subuh berjama'ah dan sholat dhuha bersama.

  • Minggu, 22 Jan 2017 16:49

    KAM Medan Berangkat ke Jakarta Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq

    Habib Rizieq merupakan tokoh islam yang saat ini getol menyuarakan perlawanan terhadap komunisme di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir