Stop Pukat

  • Home
  • Hukum
  • Bendera China Berkibar di Ternate Langgar Undang-undang, PT WP Minta Maaf
Bank Sumut
Sabtu, 26 November 2016 | 23:17:33

Bendera China Berkibar di Ternate Langgar Undang-undang, PT WP Minta Maaf

istimewa
Bendera China berkibar di Ternate diturunkan.
Share

DINAMIKARAKYATCOM - Bendera Republik Rakyat China (RRC) sempat berkibar di Pulau Obi, Ternate, Maluku Utara, Jumat (25/11/2016).


Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Dispenal Kolonel Laut Heddy Sakti mengatakan, masyarakat dan aparat yang melihat keadaan itu langsung meminta agar bendera RRC segera diturunkan.

"Semua masyarakat langsung minta diturunkan karena itu melanggar UU. Penurunan itu setelah adanya dialog, perusahaan juga langsung minta maaf," kata Heddy dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (26/11/2016).


Pengibaran bendera asing di tanah air, menurut Heddy, melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1958 tentang Lambang Negara.

Bendera China itu juga dikibarkan sejajar dengan bendera Merah Putih. Bahkan, menurut Heddy, bendera China memiliki ukuran yang lebih besar ketimbang Merah Putih.

Heddy menjelaskan, bendera China itu berkibar di dua tempat di Pulau Obi yakni di Dermaga dan lokasi peresmian Ground Breaking Ceremony Projek Smelter PT Wanatiara Persada (WP) sekitar pukul 10.00 WITA.


Menurut Heddy, masyarakat yang melihat pengibaran bendera itu meminta agar segera diturunkan. Setelah berdialog dengan perusahaan itu, bendera China kemudian diturunkan sesuai prosedur dengan tidak boleh menyentuh tanah.

PT Wanatiara Persada yang bertanggung jawab atas kejadian itu meminta maaf karena pengibaran bendera China itu. PT Wanatiara Persada merupakan perusahaan yang bergerak dibidang tambang nikel di Halmahera Selatan. (art/drc)

Terkait Lainnya
  • 2 hari lalu

    Hati-hati! Uang Sisa Belanja Untuk Donasi

    DINAMIKARAKYATCOM - Rakyat Indonesia sampai saat ini belum menyadari sisten kapitalis pada bisnis waralaba dengan sisa uang belanja untuk donasi kegiatan apa. S

  • 2 hari lalu

    Miris, Gaji Pribumi Minim Tak Sebanding Dengan Kebutuhan Hidup

    DINAMIKARAKYATCOM - Gaji layak yang diharapkan warga pribumi sebagai pekerja di negeri sendiri sangat miris didapat. Perbedaan gaji sebagai pekejer warga turuna

  • 2 minggu lalu

    Diskusi Kasus Ahok, Reklamasi Hingga Pidato Perdana Menteri China

    DINAMIKARAKYATCOM - Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) menggelar diskusi terbatas di D'Tao Cafe Komplek MMTC, Jalan Pancing, Medan, Rabu (23/11/2016). Disk

  • 2 bulan lalu

    Gubernur Sumut Tekankan Semua Etnis Wajib Berbahasa Indonesia

    DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menegaskan sebagai warga negara Indonesia yang cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (N

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2016 Dinamika Rakyat. All Rights Reserved