Stop Pukat

Bank Sumut
Rabu, 19 Oktober 2016 | 20:27:12

"Untung Ada Pak Polisi"

istimewa
Ramadhani di Polsek Patumbak.
Share

DINAMIKARAKYATCOM - Niat ingin mencari pekerjaan di Kota Medan. Tiga pemuda ketiban sial. Mereka dipalak oleh preman di bawah jembatan layang Fly Over Amplas, Senin (17/10/2016). Ketiganya Angga (21) asal Tebingtinggi, Ade (22) asal Kisaran, dan Ramadhani (25) asal Dolok Masihul.

Kejadian pemalakan itu berawal saat ketiga pemuda berada di Jalan Brigjen Katamso, Medan, karena mendapat info lowongan kerja bidang elektronik di jejaring sosial facebook.

Sampainya di lokasi, ternyata lowongan yang ditawarkan berbeda dengan apa yang mereka prediksi. Mereka malah ditawari untuk bergabung di Multi Level Marketing (MLM) Q Net. Mendengar itu mereka pun ogah bergabung.

Malam itu juga mereka memutuskan untuk pulang dengan menumpang angkutan kota jurusan Terminal Amplas. Niat hati dari Terminal Amplas mereka akan menyambung dengan angkot lain tujuan kampung halaman masing masing.




Sesampainya di bawah Fly Over Amplas, Selasa (18/10/2016) dinihari, ketiganya pun turun dari angkot untuk menyambung angkot lainnya. Tunggu punya tunggu, angkot yang ditunggu tak kunjung datang. Malah, yang datang tiga orang preman.

"Pas nunggu angkot, kami didatangi 3 orang. Kami nggak kenal, mereka bilang preman situ (Amplas). Kami dituduh perampok sama orang itu, terus kami dibawa terpisah," kata Angga, salah satu korban kepada wartawan di Mapolsek Patumbak, Rabu (19/10/2016).

Setelah itu, korban lainnya, Ade menimpali, dia dibawa ke jembatan di Jalan Damai. Sementara Angga (21) dan Ramadhani (25) dibawa ke perbatasan Medan-Tanjungmorowa.

"Di situ (jembatan Jalan Damai), saya dipaksa untuk menyerahkan handphone (HP) dan uang. Habis itu, yang ngompas (malak) aku pergi gitu aja," ujarnya.

Beruntung, tak berapa lama Patroli Polsek Patumbak lewat. Melihat itu, Ade langsung meminta pertolongan kepada petugas patroli. "Untung ada pak polisi, saya panggil dan saya ceritakan kejadiannya," imbuhnya lagi.

Sementara Angga dan Ramadhani sempat melawan ketiga preman yang membawa mereka. Ternyata, pelaku pemalak Ade menemui kedua rekannya lainnya yang memalak Angga dan Ramadhani. Adu pukul pun terjadi antara kedua korban dan ketiga pelaku. "Aku herannya bang, banyak orang di kedai dekat situ, tapi nggak ada yang nolong kami," ucap Angga diamini Ramadhani.




Untungnya di tengah sengitnya perkelahian kedua korban dan ketiga pelaku, Ade yang bersama petugas patroli Polsek Patumbak tiba di lokasi. Kedatangan polisi membuat ketiga preman kelabakan dan berusaha melarikan diri.

Dua dari ketiga pelaku berhasil kabur, sementara satu pelaku lainnya Roy tak beruntung. Dia berhasil dibekuk petugas Patroli Polsek Patumbak.

"Semalam (Selasa) kawanku, Angga sama Ade sudah dimintai keterangan sama polisi. Saya hari ini," kata Ramadhani.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi menyatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap 2 pelaku lainnya. "Kita lagi mengejar dua pelaku lainnya," kata Ferry. (art/drc)

Terkait Lainnya
  • 3 jam lalu

    Tiga Pejabat Dinas Perkim Medan Tersangka Proyek Terminal Amplas

    DINAMIKARAKYATCOM - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut tengah melakukan ‎upaya hukum atas kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Terminal Amplas

  • 2 hari lalu

    Biar Dia Kena Rahasia Illahi

    DINAMIKARAKYATCOM - Mantan pengurus BKM Al-Iktadahia, Jalan Pertahanan Patumbak, Desa Si Gara-gara, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Sumatera Utara, Ujang dilap

  • 2 hari lalu

    Korban dan Orangtua Pelaku Gaduh di Polsek Patumbak

    DINMAIKARAKYATCOM - Polsek Patumbak, Selasa (6/12/2016), mendadak gaduh. Itu terjadi karena adanya 'perang Bharatayudha' antara orangtua AIL dengan Bo

  • satu minggu lalu

    Pria Turunan China Muallaf Tewas Membusuk di Dalam Rumah

    DINAMIKARAKYATCOM - Abdul Wahid (43) ditemukan tewas membusuk dengan kondisi telungkup tak berbusana di rumahnya, Jalan Balai Desa, Pasar 12, Perumahan Pondok N

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2016 Dinamika Rakyat. All Rights Reserved