Stop Pukat

Bank Sumut
Senin, 28 November 2016 | 00:18:54

Tari Maena Nias Pecahkan Rekor MURI

istimewa
Tari Maena Nias.
Share

DINAMIKARAKYATCOM - Pesta Ya'ahowu Ono Niha yang digelar di 4 kabupaten dan 1 kota di Kepulauan Nias berjalan sukses dan meriah dengan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MuRI) untuk tarian kolosal Maena (tari Maena Nias).

Tarian kolosal maena dengan jumlah peserta 5.047 tersebut dilaksanakan di Taman Ya'ahowu Jalan Pelabuhan Lama, Pasar Luaha, Kota Gunung Sitoli, ditutup oleh Gubernur Sumut Erry Nuradi, Sabtu (26/11/2016) malam.

Acara dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan Haru Tamtomo, Tokoh Masyarakat Nias Mayjen (Purn) TNI Cristian Zebua, Pimpinan SKPD Pemprovsu, Forum Kepala Daerah sekepulauan Nias, Forkopimda sekepulauan Nias, tokoh adat, tokoh agama dan ribuan masyarakat.


Gubernur Erry Nuradi bersama Ketua TP PKK Sumut Evi Diana mendapat kehormatan menutup acara yang merupakan ajang promosi kebudayaan dan pariwisata di Kepulauan Nias.

Erry mengatakan Kepulauan Nias memiliki destinasi wisata yang tidak hanya diminati oleh turis domestik tetapi juga oleh turis mancanegara. Tidak hanya kaya akan wisata baharinya, Kepulauan Nias juga dikenal dengan atraksi budayanya seperti lompat batu.

Oleh karenanya tidak salah jika Pemprov Sumut memiliki komitmen untuk memajukan dunia pariwisata dengan mengalokasikan anggaran Rp 100 juta kepada kabupaten kota yang menggelar kegiatan untuk mempromosikan dunia pariwisata.

"Kita sudah berkomitmen memberikan stimulus kepada daerah-daerah yang menggelar even-even seperti ini sebesar Rp 100 juta. Tolong sampaikan kepada Pak Menteri, langkah kami ini hendaknya direspon Kementerian Pariwisata dengan hal yang sama. Tolong sampaikan ke Pak Menteri ya Pak Deputi. Tentunya pariwisata di Sumut akan semakin maju jika mendapat dukungan dari Kementerian," ujar Erry disambut dengan tepuk tangan masyarakat.

Diakui, saat ini dunia pariwisata di Kepulauan Nias masih belum bisa diandalkan untuk pendapat asli daerah (PAD). Karena berdasarkan catatan BPS jumlah turis ke Kepulauan Nias masih dibawah 25 ribu orang pertahun.

Namun jika potensi tersebut dapat digali maksimal maka pendapatan dari sektor pariwisata di Kepulauan Nias patut diperhitungkan.

"Untuk itu perlu dukungan semua pihak termasuk juga masyarakatnya. Masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama mari saling bahu-membahu. Pemprov Sumut akan tetap mendukung setiap kegiatan pariwisata di Sumut. Termasuk juga perbaikan infrastruktur. Tapi saya cukup salut dan bangga dengan Walikota Gunung Sitoli yang saya lihat pembangunan di sini cukup pesat," ujar Erry.

Tokoh masyarakat Nias Mayjen Purn Cristian Zebua mengaku bangga dengan pelaksanaan Pesta Ya'ahowu Ono Niha yang digelar karena sempat terhenti di tahun 2006.

Cristian berharap pemerintah pusat dan provinsi terus mendukung agar Kepulauan Nias masuk ke dalam 10 destinasi wisata di Indonesia.


"Kepada pemerintah jangan tanggung-tanggung memberi dukungan. Kepada kepala daerah, pesta ini menjadi modal agar Nias semakin dikenal. Ini harus dipertahan dan ditingkatkan. Kepada anak-anak muda semangat belajar. Darah macan kita yang selalu mau perang ini harus dirubah menjadi berprestasi. Tetap bersatu dengan meminta pertolongan tuhan. Tidak ada yang mustahil dengan pertolongan Tuhan," ujarnya.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman berharap kegiatan Pesta Ya'ahowu menjadi agenda tahunan. Karena dengan kegiatan tersebut maka Kepulauan Nias akan terpromosikan.

Dadang pun mengaku kalau Kementerian Pariwisata sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mempromosikan dunia pariwisata.

"Kalau dilihat potensi jelas ada. Tinggal diidentifikasi ikonnya apa. Semakin banyak ikon semakin dikenal. Misalnya baharinya, kebudayaannya, atau wisata buatan. Semuanya harus punya masterplane. Kalau sudah punya mari kita bicarakan selanjutnya mau diapakan. Kami senantiasa mendukung dan menfasilitasi kegiatan-kegiatan ini," pungkasnya. (art/drc)

Terkait Lainnya
  • kemarin

    GNPF MUI Medan Apresiasi Pernyataan Sikap Gubernur Sumut

    DINAMIKARAKYATCOM - Koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Medan Prabu Alam memberikan apresiasi atas pernyataan sikap G

  • 2 hari lalu

    Gubernur Sumut Ingatkan Reformasi Keuangan Pemerintah Daerah

    DINAMIKRAKYATCOM - Pemerintah daerah harus mencari cara dan mekanisme untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

  • 2 hari lalu

    Erry Nuradi Penanggung Jawab Satgas Saber Pungli Sumut

    DINAMIKARAKYATCOM - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi membentuk Satgas Saber Pungli sekaligus penandatanganan Komitmen Bersama Penyelenggaraan Pelayanan

  • 2 hari lalu

    Listrik Terapung Investor Korea di Danau Toba Beroprasi Maret 2018

    DINAMIKARAKYATCOM - Rencana investor asal Korea Environmental Industy dan Technology Instute (KEITI) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di perai

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2016 Dinamika Rakyat. All Rights Reserved