• Home
  • Hiburan
  • Pencurian Data Umum Terjadi Dalam Dunia Cyber
Bank Sumut

Pencurian Data Umum Terjadi Dalam Dunia Cyber

Oleh: admin
Minggu, 01 Jan 2017 23:12
Dibaca: 92 kali
Net
Ilustrasi.
DINAMIKARAKYATCOM - Dunia cyber memang masih rentan terhadap serangan. Indonesia sendiri serangan di dalam dunia maya juga kerap terjadi dan menyasar perusahaan yang bergerak di sektor bisnis. Pencurian data menjadi hal yang umum dalam kasus tersebut.

Meskipun begitu, dalam survey yang dilakukan Kaspersky, sebuah perusahaan antivirus, sepanjang 2016 di 25 negara menunjukan 54 persen ancaman di dunia cyber berasal dari berbagi data secara tidak aman melalui perangkat mobile.

Sementara 53 persen kehilangan bentuk fisik hardware menyebabkan tereksposnya informasi sensitif. 50 persen ancaman lainnya berasal dari penggunaan sumber daya TI yang tidak proporsional oleh karyawan.

Hal ini diikuti munculnya permasalahan lain seperti keamanan dari layanan cloud pihak ketiga, ancaman IoT, dan masalah keamanan yang berkaitan dengan outsourcing infrastruktur teknologi informasi.
Berdasarkan data tersebut, Vice President, Enterprise Business Kaspersky Lab, Veniamin Levtsov mengatakan, diperlukan strategi keamanan yang tidak hanya bergerak pada tindakan pencegahan, namun berupa aksi dalam konteks yang lebih luas, hal ini berupa teknologi.

Dia melanjutkan, hasil survei ini menunjukkan diperlukannya pendekatan yang berbeda untuk mengatasi kompleksitas ancaman cyber yang terus berkembang.

"Permasalahan datang bukan hanya dari kecanggihan serangan, namun perkembangan serangan pada permukaan yang sebenarnya memerlukan perlindungan berlapis. Hal ini juga menjadikan segala sesuatunya lebih rumit bagi departemen keamanan TI yang harus mengatasi tambahan kerentanan untuk mereka tangani," katanya seperti dikutip republika.co.id, Minggu (1/1/2017).

Ia mengatakan, ancaman seperti kecerobohan karyawan dan paparan data, karena aktivitas berbagi yang tidak aman, bahkan lebih sulit untuk di mitigasi menggunakan algoritma.
Hal ini menambah realitas suram dari lanskap ancaman modern, di mana bisnis harus mengatasi upaya yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir, dan bukan hanya sekedar memblokir 'perangkat lunak berbahaya'.

"Sebuah strategi yang benar-benar efisien, benar-benar memerlukan kombinasi teknologi keamanan, analisis eksternal dan internal dari intelijen ancaman siber, pemantauan secara konstan, dan penerapan praktek terbaik untuk respon terhadap insiden," katanya.

Sebelumnya, Kaspersky memprediksi serangan dunia siber disebabkan oleh malware atau spam. Adapun ancaman utama ini banyak bermunculan di sektor bisnis: 49 persen perusahaan mengalami serangan yang ditargetkan dan 50 persen mengalami insiden yang melibatkan ransomware (yang berakibat 20 persen diantaranya mengalami data-data mereka disandera).

Ancaman serius lainnya dipaparkan oleh survei adalah kecerobohan karyawan: faktor ini berkontribusi pada insiden keamanan di hampir setengah (48 persen) dari perusahaan. (art/drc)
T#g:cyberdunia cyberdunia mayapencurian data
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Jun 2016 21:05

    Minim Informasi Alasan Polda Sumut Sulit Ungkap Judi Online

    DINAMIKARAKYATCOM - Minimnya informasi masyarakat menjadi alasan Polda Sumut sulitnya mengungkap praktik judi online di Sumatera Utara. Polda Sumut berharap masyarakat mau memberikan informasi."Selain

  • Jumat, 27 Mei 2016 22:10

    Pengurus AMCI Dikukuhkan, Kominfo: Ciptakan rakyat cerdas informasi

    DINAMIKARAKYATCOM - Pengurus Aliansi Media Cyber Indonesia (AMCI) dikukuhkan di Karibia Boutique Hotel, Gedung Center Point, Medan, Jumat (27/6/2016). Pengukuhan dilakukan oleh Dewan Pembina Fakhruddi

  • Senin, 23 Mei 2016 19:52

    Jumat, Gubernur Sumut Kukuhkan Pengurus AMCI

    DINAMIKARAKYATCOM - Aliansi Media Cyber Indonesia (AMCI) akan dikukuhkan pada Jumat (27/5/2016) mendatang, oleh Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, di Hotel Karibiam Jalan Jawa, Medan. Erry datang ke a

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir