• Home
  • Ekonomi
  • Pemerintah Bantah Impor Anak Ayam dari Cina
Bank Sumut

Pemerintah Bantah Impor Anak Ayam dari Cina

Oleh: Admin
Senin, 02 Jan 2017 19:03
Dibaca: 136 kali
Net
Ilustrasi.
DINAMIKARAKYATCOM - Rakyat Indonesia tidak perlu khawatir dengan wabah flu burung yang tengah melanda negara ini. Sebab, Indonesia belum membuka pintu impor Day Old Chick (DOC) atau anak ayam berumur satu hari dari Cina.

"Kita belum impor (DOC) dari sana," ujar Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini kepada republika.co.id, Senin (2/1/2016).

Dikethaui, Indonesia saat ini telah mengimpor bulu unggas yang biasa digunakan untuk pembuatan shuttlecock. Hal itu diakui Banun. Ia mengatakan tidak perlu dikhawatirkan karena virus flu burung akan mati pada bulu yang sudah dipanaskan dengan suhu tertentu.
Bulu uggas yang biasanya digunakan untuk pembuatan shuttlecock telah melalui proses pemanasan. Bulu unggas impor tersebut, kata dia, ketika sampai di Indonesia tinggal memasuki tahapan perakitan menjadi shuttlecock.

Sebelumnya, sejak 28 November 2016, Indonesia melakukan penghentian sementara impor DOC untuk indukan dan grand parent stok dari tujuh negara guna menghindari flu burung.

Tujuh negara terebut yakni Belanda, Jepang, India, Prancis, Finlandia, Rumania, dan Swedia. Negara-negara tersebut masuk ke dalam daftar Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) sedang terserang flu burung.

Ia melanjutkan, pihaknya segera mengambil sikap ketika menerima notifikasi OIE tersebut. "Langsung, pasti kita lakukan penghentian," ujar Banun.
Selain itu, adanya koordinasi dan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di berbagai dunia membuat Badan Karantina mengetahui perkembangan kesehatan di negara pengimpor.

Ia mengatakan, jika pihaknya menerima laporan suatu negara pegimpor terkena suatu wabah membahayakan, maka akan dengan segera melakukan penghentian.

"Meksipun di OIA belum muncul tapi kalau sudah ada notifikasi dari kedutaan, kita akan langsung hentikan," ujarnya. (art/drc)
T#g:cinaflu burungimpor anak ayam dari cinakementerian pertanian
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 20:15

    Gubernur Sumut dan Wakil Walikota Medan Hadiri Perayaan Imlek di Konjen RRC

    Akhirnya Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dan apabila ada kendala agar diadakan pertemuan bersama kembali.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 17:14

    Banyak TKA Cina Ilegal di PLTU Paluh Kuro Belum Tersentuh Hukum

    Proyek PLTU tersebut mulai dikerjakan sejak tahun 2015. Dan salama medio 2016, DPRD Sumut khususnya Komisi D dan E telah berulang kali mendesak pihak imigrasi dan kepolisian untuk meindak, akan tetapi tidak juga dilakukan.

  • Selasa, 17 Jan 2017 21:55

    Rektor UMS Ingatkan Pemerintah Agar Hati-hati Dengan Cina

    Ia berpandangan pemerintah akan lebih baik menjalin kerja sama dengan negara-neagar yang mempunyai lebih banyak modal namun kekurangan tenaga kerja seperti Jerman dan Jepang.

  • Jumat, 13 Jan 2017 20:31

    32 PSK Asing Tarif Rp 4 Juta Diamankan Imigrasi

    Para PSK juga mengaku dibayar Rp 1.750.000 hingga Rp 4.000.000 untuk sekali melayani pria hidung belang.

  • Jumat, 13 Jan 2017 16:20

    Pengurus KPUM Studi Banding ke Cina Untuk Tingkatkan Kemajuan Transportasi

    Saya berkeinginan di Medan atau di Sumatera Utara ada pabrik spare part. Dengan itu suku cadang muda terjangku dengan harga yang murah.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir