• Home
  • Ekonomi
  • Baru 6 Perusahaan di Sumut Manfaatkan Pasar Modal, Antaranya Bank Sumut
Bank Sumut

Baru 6 Perusahaan di Sumut Manfaatkan Pasar Modal, Antaranya Bank Sumut

Selasa, 18 Okt 2016 21:32
Dibaca: 211 kali
istimewa
Sosialisasi pasar modal di Sumut.

DINAMIKARAKYATCOM - Pengusaha di Sumatera Utara diharapkan mampu memanfaatkan pasar modal (bursa efek) untuk mendukung pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur.

"Ini penting, sebab  para pengusaha dapat memanfaatkan pasar modal untuk pendanaan dengan dana murah dan jangka panjang," ujar Gubernur Sumut Erry Nuradi saat membuka sosialisasi Pasar Modal sebagai pendanaan bagi pengembangan industri di daerah, di Ballroom Grand Aston Hotel, Medan, Selasa (18/10/2016).

Erry menyebutkan, Sumatera Utara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di Indonesia, dan Kota Medan merupakan kota terbesar ke tiga sangat memungkinkan untuk emiten-emiten (perusahaan-perusahaan) yang ada di provinsi ini masuk dalam bursa efek.

Di Sumatera hanya enam emiten (perusahaan) yang baru masuk dalam bursa efek dari total 600 lebih perusahaan yang ada Indonesia.



"Jadi persentasenya masih sangat kecil sekali. Dengan adanya sosialisasi ini ke depannya semakin banyak emiten-emiten yang tercatat di bursa efek di Jakarta," tutur Erry.

Erry menambahkan bahwa masih sedikitnya perusahaan di Sumut yang memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan usaha karena kurangnya pemahaman di kalangan para pengusaha, khususnya yang ada di Sumatera Utara. "Inilah pentingnya dilakukan sosialisasi," cetus Erry.

"Selain untuk pengembangan perusahaan yang ada di Sumut dengan pemahaman manfaat dari pasar modal ini juga dapat mendukung pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur yang lebih guna menunjang peningkatan perekonomian daerah," tandas Erry.

Sementara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, mengatan kegiatan sosialisasi ini dimaksud untuk lebih menyebarkan informasi pasar modal kepada pelaku usaha di daerah. Sehingga pemanfaatan pasar modal di daerah sebagai sumber pendanaan dapat ditingkatkan, khususnya mendorong pengembangan usaha.



"Semakin banyak perusahaan di daerah yang melakukan initial public offering (IPO) tentunya akan meningkatkan perekonomian darah dan mendorong munculnya sentra-sentra ekonomi yang lebih menyebar, tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu," katanya.

Menurutnya, pendanaan melalui pasar modal memiliki nilai tambah tersendiri bagi dunia usaha khususnya maupun masyarakat secara umum. Pasar modal mempertemukan langsung kelebihan dana pada masyarakat dengan kebutuhan dana perusahaan.

"Sehingga diharapkan biaya modal (cost of fund) pendanaan dari pasar modal akan lebih rendah," terangnya.

Provinsi Sumatera Utara saat ini baru terdapat 6 perusahaan yang telah memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan, baik dari penerbitan saham maupun obligasi. PT Toba Pulp Lestari Tbk, PT Bank Sumut, PT Bank Mestika Dharma Tbk, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk dan PT Atmindo Tbk. (art/drc)

T#g:gubsuinvestasiojk
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Jan 2017 01:29

    Ajib Shah Cs Akan Hadir di Pengadilan Tipikor Medan Untuk Bersaksi

    Saksi yang akan dihadirkan KPK adalah ‎Ajib Shah, Chaidir Ritonga, dan Kamaluddin Harahap. Ketiga saksi merupakan tahanan KPK dengan kasus yang sama.

  • Sabtu, 14 Jan 2017 16:40

    Gubernur Sumut: Ummat Islam Harus Selalu Mencontoh Sikap dan Prilaku Nabi Muhammad

    Ketauladan yang telah dicontohkan Rasulullah dan amalan kepada Allah SWT karena sebagai hamba yang senantiasa harus mengabdikan diri kepada-Nya, harus kita contoh.

  • Jumat, 13 Jan 2017 23:38

    60 Pejabat Eselon III Dilantik dan Dikukuhkan: Raja Indra Saleh Sekretaris BPKAD Provsu

    Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan untuk yang kedua kalinya setelah PP 18 Tahun 2016 diperdakan oleh Pemprov Sumut.

  • Jumat, 13 Jan 2017 00:33

    Gubernur Sumut Dukung Rakernas Persaudaraan Haji di Sumatera Utara

    IPHI Sumut cukup potensial jika melakukan kegiatan ekonomi Syariah.

  • Rabu, 11 Jan 2017 23:43

    Permatani Canangkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan

    Semua komponen masyarakat yakni dari kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga provinsi menjadi surplus.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir