Bank Sumut

14 Investor China "Kuasai" Sumatera Utara

Senin, 19 Des 2016 23:34
Dibaca: 2.286 kali
istimewa
Gubernur Sumut dan investor China.

DINAMIKARAKYATCOM - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengharapkan jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, terutama pihak BUMN seperti Pelindo, PLN, PTPN dan lainnya serius menyambut kehadiran investor Provinsi Hubei, Republik Rakyat China (RRC) yang akan bekerjasama untuk pembangunan Sumatera Utara.

"Mereka para investor-investor besar Tiongkok sangat berminat melakukan kerjasama dalam berbagai bidang di Sumatera Utara. Kita harus menyambut dengan serius. Untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara, mereka kita beri kemudahan dalam berinvestasi," tandas Erry dalam pertemuan dengan 14 investor dari Provinsi Hubei, China, di Kantor Gubsu, Medan, Senin (19/12/2016).

Dalam kesempatan itu, Erry didampingi Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Purnama Dewi Daulay berharap BUMN-BUMN di Sumut dapat membantu dengan penyampaikan permasalahan maupun pencapaian yang telah disepakati dengan para investor kepada pusat. "Kita harus bertindak cepat, tepat dan transparan," sebut Erry.

Erry menyebutkan kunjungan investor Hubei ini merupakan kunjungan balasan setelah Agustus 2016 kemarin, Pemprov Sumut ke Provinsi Guangzhou dan Provinsi Hubei. Di mana waktu itu telah disepakati pengembangan kawasan ekonomi terpadu kedua provinsi yakni Hubei dan Sumatera Utara.


Waktu itu MoU dengan Vice Governor (Wakil Gubernur Provinsi Hubei) Ren Zhenhe di Kota Wuhan, Cina, Kamis (4/8/2016). "Sumut punya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke. Peluang ini harus benar-benar dimanfaatkan investor untuk kemajuan pembangunan Sumatera Utara dan Provinsi Hubei khususnya," ujar Erry.

Waktu itu, Pemprov Sumut mendapat dukungan penuh dari Wakil Gubernur Hubei dan Walikota Wuhan dengan ditandatanganinya Pernyataan Kehendak dan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Pemerintah Provinsi Hubei di bidang ekonomi, perdagangan, pertanian, teknologi, kebudayaan, pendidikan, kesehatan dan komunikasi.

Para investor dari Hubei itu akan menanamkan modal di Sumatera Utara yakni Sunrise Field Eco-Energy Development Co. Ltd. tentang pembangunan kawasan industri yang berlokasi di Kabupaten Batubara dan menjadikannya pusat perekonomian ASEAN baru serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitan 1800 MWA.

Lalu, Sunrise Field Eco-Energy Development Co. Ltd dan PT Bumi Energy Bersinar Indonesia tentang Pembangunan Kawasan Strategis Perekonomian ASEAN Baru di Provinsi Sumatera Utara. Sunrise Field Eco-Energy Development Co. Ltd dan PT Bumi Energy Bersinar Indonesia tentang Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan bakar batubara dengan kapasitas 1800 MW di Provinsi Sumatera Utara.


Kemudian, Wuhan City Sendler and Technologi Co. Ltd. dan PT Bumi Energy Bersinar Indonesia tentang Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Batubara dengan kapasitas masing – masing 100 MW di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Sedangkan perusahaan China Southern Power Grid Co. Ltd (Integrated Energy) dan PT Bumi Energy Bersinar Indonesia tentang pembangunan pembangkit listrik di Sumatera Utara dengan menggunakan bahan bakar batubara, tenaga surya, gas alam, tenaga air dan diutamakan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang menerapkan prinsip teknologi bersih untuk pembangunan perekonomian Sumatera Utara termasuk bidang industri.

Lalu, Sunrise Field Eco-Energy Development Co. Ltd telah mendaftarkan perusahaannya menjadi perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia dan berkantor pusat di Medan dengan nama Sunrise International Investment Group.

Pihak Sunrise International Investment Group sendiri telah melakukan kunjungan ke Sumatera Utara sebanyak 4 (empat) kali antara lain pada tanggal 18 Agustus 2016, 21 Agustus 2016 dan 23 November 2016 dengan minat investasi antara lain: Pembangunan Kawasan Strategis Ekonomi ASEAN di Sumatera Utara dengan nilai investasi sebesar USD. 100 Milyar yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Batubara.

Kemudian ikut ambil bagian dalam program pengadaan listrik 35.000 MW dengan berencana membangun pembangkit tenaga listrik di beberapa daerah di Sumatera Utara termasuk Nias. Mendukung program pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba, proyek pembangunan Jalan Tol khususnya Tebing Tinggi – Parapat dengan harapan dapat segera dilaksanakan dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara bersama dengan PT Pelindo I.


Penjajakan yang telah dilakukan antara lain dengan mengunjungi rencana lokasi kerjasama, yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Nias, lokasi proyek jalan tol Tebing Tinggi – Parapat, pelabuhan Kuala Tanjung dan pelabuhan Belawan.

Hasil pertemuan terakhir dengan Sunrise International Investment Group pada tanggal 23 November 2016 di Ruang Rapat Beringin Lt. VIII Kantor Gubsu dimana Sunrise International Investment Group berminat dalam pembangunan proyek jalan tol Tebing Tinggi – Parapat.

Sunrise International Investment Group  juga telah menggandeng China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) dari Malaysia sebagai mitra dalam kerjasama pembangunan proyek infrastruktur di Sumatera Utara. Sunrise International Investment Group juga telah menjajaki kemungkinan kerjasama tersebut ke Kementerian PU dan BUMN.

Selain proyek jalan tol Tebing Tinggi – Parapat, Sunrise International Investment Group juga berminat pada proyek – proyek pembangunan infrastruktur lainnya di Sumatera Utara seperti : Kawasan Strategis Ekonomi ASEAN Baru di Sumatera Utara, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1800 MW, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 400 MW di Nias.

"Kami meminta pihak-pihak terkait segera membentuk tim dan bekerja untuk menindaklanjuti minat Sunrise International Investment Group dalam rencana pembangunan proyek–proyek infrastruktur tersebut di atas," tandas Erry Nuradi. (art/drc)

T#g:cinagubsu
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Jan 2017 20:15

    Gubernur Sumut dan Wakil Walikota Medan Hadiri Perayaan Imlek di Konjen RRC

    Akhirnya Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dan apabila ada kendala agar diadakan pertemuan bersama kembali.

  • Sabtu, 21 Jan 2017 17:14

    Banyak TKA Cina Ilegal di PLTU Paluh Kuro Belum Tersentuh Hukum

    Proyek PLTU tersebut mulai dikerjakan sejak tahun 2015. Dan salama medio 2016, DPRD Sumut khususnya Komisi D dan E telah berulang kali mendesak pihak imigrasi dan kepolisian untuk meindak, akan tetapi tidak juga dilakukan.

  • Selasa, 17 Jan 2017 21:55

    Rektor UMS Ingatkan Pemerintah Agar Hati-hati Dengan Cina

    Ia berpandangan pemerintah akan lebih baik menjalin kerja sama dengan negara-neagar yang mempunyai lebih banyak modal namun kekurangan tenaga kerja seperti Jerman dan Jepang.

  • Selasa, 17 Jan 2017 01:29

    Ajib Shah Cs Akan Hadir di Pengadilan Tipikor Medan Untuk Bersaksi

    Saksi yang akan dihadirkan KPK adalah ‎Ajib Shah, Chaidir Ritonga, dan Kamaluddin Harahap. Ketiga saksi merupakan tahanan KPK dengan kasus yang sama.

  • Sabtu, 14 Jan 2017 16:40

    Gubernur Sumut: Ummat Islam Harus Selalu Mencontoh Sikap dan Prilaku Nabi Muhammad

    Ketauladan yang telah dicontohkan Rasulullah dan amalan kepada Allah SWT karena sebagai hamba yang senantiasa harus mengabdikan diri kepada-Nya, harus kita contoh.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir