Bank Sumut

"Berharap Investasi Tumbuh Berkembang di Sumut"

Selasa, 18 Okt 2016 22:15
Dibaca: 185 kali
istimewa
Forum dialog di Mapolda Sumut.

DINAMIKARAKYATCOM - Seluruh stakeholder diminta untuk mendukung investasi di Sumatera Utara, sebagai motor penggerak perekonomian. Jaminan keamanan berinvestasi dari aparat polisi agar kenyamanan berinvestasi dengan izin yang tidak berbelit-belit hingga pencegahan pungutan liar.

"Saya berharap investasi bisa tumbuh berkembang dengan didukung seluruh stakeholder, termasuk pihak kepolisian," kata Gubernur Sumut Erry Nuradi di Forum Dialog Kepolisian RI, BKPMRI, Pemprov Sumut dan Polda Sumut, tentang perlindungan dan keamanan bagi dunia usaha untuk mendukung kegiatan investasi, di aula Tri Brata Mapolda Sumut, Selasa (18/10/2016).

Selain pihak keamanan, Erry berharap bupati walikota mendukung investasi dengan memberikan pelayanan terbaik. Mulai dari penerapan pelayanan administrasi terpadu kecamatan.



"Payung hukumnya yaitu Permendagri No. 4 tahun 2010, dimana bupati bisa mendelegasikan kewenangan ke tingkat kecamatan. Misalnya izin mendirikan bangunan, yang kecil cukup di kecamatan," jelas Erry.

Kemudian, kata Erry, mengubah kantor-kantor camat menjadi lebih baik seperti kantor unit bank. "setelah pintu masuk sudah ada petugas resepsionis yang ramah dan berpenampilan baik, dan yang lebih penting ada pengumuman yang pasti mengenai pelayanan yang tersedia, baik itu persyaratan, waktu dan biaya, sehingga pelayanan yang diberikan dapat lebih baik lagi," katanya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana dan perbuatan yang mengganggu dunia usaha. Bukan hanya premanisme, termasuk hal-hal yang mengganggu yang menyebabkan ongkos ekonomi tinggi juga menjadi perhatian.

"Mohon maaf kepada dunia usaha di pelabuhan dan pihak angkutan jasa burih bongkar muat, kita tidak melarang aktivitas, tapi yang dilarang karena mengganggu dan meningkatkan biaya logistik," katanya.

Sementara, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM RI Azhar Lubis menjelaskan, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi masyarakat 55%, pengeluaran pemerintah 9%, investasi 33% dan  sisanya eksport dan import.

Penyumbang terbesar kedua adalah investasi. Investasi harus ditingkatkan karena ada 2,5 juta pekerja baru yang masuk setiap tahun. PNS moratorium dan tidak semua tenaga kerja mampu berwira usaha.

Diharapkan dari dunia usaha menciptakan lapangan kerja. Mau tidak mau investasi harus menjadi gerakan nasional yang sama-sama dijaga. Dalam lima tahun dengan target investasi nasional senilai Rp 3.500 triliun.



"Saat ini sudah terealisasi Rp 1.600 triliun. Meskipun saat ini ekonomi regional turun namun targetkan kita terus meningkat," jelasnya.

Target investasi 2016 naik 14% menjadi Rp 594,8 tiliun, dimana pada Semester 1 tahun 2016 dicapai target Rp 298 triliun. Untuk Sumatera Utara, Badan Penanaman Modal menargetkan nilai investasi Rp 12 triliun, dan pada semester 1 sudah terealisasi Rp 6 triliun.

Azhar Lubis mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan senilai Rp 1.870 triliun persetujuan investasi dari bulan Januari sampai September 2016.

"Persetujuan ini harus dikawal bersama agar komitmennya dapat terealisasi. Karena persetujian tanpa realisasi tiadak ada aartinya," tegas Azhar. (art/drc)


T#g:gubsuinvestasi
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Jan 2017 01:29

    Ajib Shah Cs Akan Hadir di Pengadilan Tipikor Medan Untuk Bersaksi

    Saksi yang akan dihadirkan KPK adalah ‎Ajib Shah, Chaidir Ritonga, dan Kamaluddin Harahap. Ketiga saksi merupakan tahanan KPK dengan kasus yang sama.

  • Sabtu, 14 Jan 2017 16:40

    Gubernur Sumut: Ummat Islam Harus Selalu Mencontoh Sikap dan Prilaku Nabi Muhammad

    Ketauladan yang telah dicontohkan Rasulullah dan amalan kepada Allah SWT karena sebagai hamba yang senantiasa harus mengabdikan diri kepada-Nya, harus kita contoh.

  • Jumat, 13 Jan 2017 23:38

    60 Pejabat Eselon III Dilantik dan Dikukuhkan: Raja Indra Saleh Sekretaris BPKAD Provsu

    Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan untuk yang kedua kalinya setelah PP 18 Tahun 2016 diperdakan oleh Pemprov Sumut.

  • Jumat, 13 Jan 2017 00:33

    Gubernur Sumut Dukung Rakernas Persaudaraan Haji di Sumatera Utara

    IPHI Sumut cukup potensial jika melakukan kegiatan ekonomi Syariah.

  • Rabu, 11 Jan 2017 23:43

    Permatani Canangkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan

    Semua komponen masyarakat yakni dari kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga provinsi menjadi surplus.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 dinamikarakyat.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir